spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Orangtua Atlet Panahan Balikpapan, Dukung Penuh Sang Anak Go Internasional

BALIKPAPAN – Muhammad Rafa Abdillah, remaja kelahiran Balikpapan, 29 April 2008 adalah anak keenam dari pasangan SM Iqbal Yahya dan Henny Triyarti.

Atlet Panahan asal Kota Minyak ini memang masih belum banyak yang mengenalnya.  Namun, tak menutup kemungkinan sebentar lagi nama Muhammad Rafa Abdillah akan terkumandang di dunia olahraga, khususnya dunia panahan di Indonesia. Pasalnya ia berhasil menembus nama-nama atlet panahan nasional.

Ya, remaja berbadan tambun ini sejak September 2022 lalu sudah menjadi penghuni Sentra Latihan Olahraga Muda Potensial Nasional ( SLOMPN).

Saat Mediakaltim.com menyambangi rumah orangtuanya, hanya ada tangis kebahagiaan dan kebanggaan dirasakan kedua orangtua Rafa.

“Jadi awal mulanya itu dia ikut eskul di sekolah alam. Dia pilih memanah kan, terus saya pastikan apa adek bener-bener mau milih olahraga ini? Nggak gampang dan lumayan loh ini! Tapi dia dengan tegas menyatakan sangat mau sekali,” beber Henny Triyarti, Jumat (17/3/2023).

Sejak saat itu kedua orangtuanya mendukung langkah anaknya untuk berlatih panahan. Pertama yang diikutinya adalah Sabili Archery Klub, di sini Rafa memulai dasar-dasar memanahnya. Bahkan langkah awal memulai untuk mengikuti kejuaran memanah.

Baca Juga:   Siap Gelar Konferwil, PWNU Kaltim Bakal Soroti Kebutuhan Biologis Pekerja IKN

“Awalnya ya coba-coba saja ikut kejuaran, Alhamdulillah keluar sebagai juara kan. Di situ dia tambah semangat dan yakin lagi, jadi kami support terus,” jelas Ibu dari enam anak ini.

Tak ingin menjadi atlet yang dipandang sebelah mata dengan segudang prestasi, Rafa pun mencoba mengikuti seleksi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang dilakukan oleh Kementrian Olahraga saat itu di Jakarta.

“Ada DBON, coba-coba seleksi. Ini bener apa nggak ya, karena kita nggak tahu ke Jakarta dan modal nekat saat itu. Akhirnya nama Rafa salah satu yang lolos,” tambahnya.

Di bulan September 2022, Rafa pun memutuskan meninggalkan kota kelahirannya. Ia bergabung bersama para atlet dan pelatih ternama di dunia panahan Indonesia.

Sejak saat itu ia ditempa kerja keras, demi satu tujuan mimpinya, yakni bisa mengharumkan nama Balikpapan, Kalimantan Timur di Indonesia. Bahkan kini mimpi itu berubah menjadi mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“Kita sebagai orangtua ingin yang terbaik buat dia. Doa terus kita panjatkan buat dia. Kita juga ingatkan dia agar semangat berlatih bersama senior-seniornya jangan tinggalkan salat dan doa,” tambah SM Iqbal Yahya.

Baca Juga:   Sopir Meninggal Dunia, Polisi Hentikan Kasus Tabrakan Muara Rapak

Kini Muhammad Rafa Abdillah siap menatap ke depan dengan kemampuan memanahnya di ajang Asian Games 2023 dan Qualifikasi Olimpiade Paris. (Bom)

BACA JUGA