BALIKPAPAN – Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan mencatat kinerja operasional yang positif sepanjang Semester I 2026. Selama periode Januari hingga Juni, bandara ini melayani 2.392.873 penumpang dengan 21.789 pergerakan pesawat dan volume kargo mencapai 23.846.937 kilogram.
Capaian tersebut menunjukkan peran Bandara SAMS Sepinggan sebagai pintu gerbang utama Kalimantan Timur yang terus mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas bisnis, hingga distribusi logistik, terutama seiring meningkatnya aktivitas menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengatakan hasil kinerja pada semester pertama tahun ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara sekaligus menunjukkan stabilitas pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalimantan Timur.
“Pencapaian kinerja operasional Semester I 2026 menunjukkan tren mobilitas masyarakat yang tetap terjaga. Peningkatan arus penumpang dan barang tidak lepas dari posisi strategis Balikpapan sebagai beranda utama Ibu Kota Nusantara yang mendorong tingginya perjalanan dinas, bisnis, maupun wisata,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Menurut Iwan, meningkatnya aktivitas penerbangan turut menjadi indikator bahwa konektivitas udara di Kalimantan Timur terus berkembang. Kondisi tersebut juga didukung oleh berbagai sektor ekonomi yang mulai menunjukkan pertumbuhan positif. Menghadapi peningkatan volume operasional, Angkasa Pura Indonesia terus berupaya menjaga kualitas pelayanan di Bandara SAMS Sepinggan.
“Optimalisasi fasilitas operasional, peningkatan layanan di terminal penumpang, hingga kesiapan personel pelayanan dan keamanan menjadi fokus utama agar operasional tetap berjalan aman dan nyaman,” jelasnya.
Selain itu, pihak bandara juga terus melakukan pemeliharaan fasilitas secara berkala serta menerapkan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara ketat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas penerbangan memenuhi standar regulasi nasional maupun internasional.
Iwan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasional bandara, mulai dari instansi komunitas bandara, maskapai penerbangan, perusahaan ground handling, hingga para pengguna jasa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra dan masyarakat pengguna jasa yang telah mendukung terciptanya operasional penerbangan yang aman, selamat, dan nyaman. Kami optimistis tren positif ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun 2026,” tutupnya.
Penulis: Aprianto





