Warga Apresiasi Timsus Ditresnarkoba Polda Kaltim “Obrak-Abrik” Gang Kedondong

BALIKPAPAN – Keberhasilan Tim Khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda Kalimantan Timur dalam mengungkap peredaran narkoba di kawasan Gang Kedondong, Kota Samarinda, mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua RT 34 Kelurahan Karang Anyar, Sungai Kunjang, Samarinda, Rahmawati. Ia menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, serta Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, atas respons cepat terhadap laporan masyarakat terkait maraknya peredaran narkoba di kawasan tersebut.

Kawasan Gang Kedondong selama ini dikenal warga sebagai “kampung narkoba” karena diduga sering menjadi lokasi transaksi sabu. Dalam operasi yang dilakukan aparat kepolisian, dua pelaku berhasil diamankan beserta ratusan paket sabu siap edar.

“Terima kasih kepada Kapolda Kaltim dan Dir Resnarkoba Polda Kaltim yang cepat merespons pengaduan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi langkah tegas aparat dalam memberantas peredaran narkoba yang meresahkan warga,” ujar Rahmawati.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan pelaku berinisial ID (36), warga Balikpapan, yang diduga berperan sebagai pemantau atau “sniper” sekaligus kurir narkoba.
Dari tangan ID, petugas menyita 17 paket plastik klip bening berisi diduga sabu dengan berat bruto 6,53 gram dan netto 1,77 gram. Polisi juga mengamankan satu unit handphone Oppo warna grey serta uang tunai sebesar Rp15,5 juta. Selain itu, aparat turut menangkap HY (41), warga Samarinda, yang diduga bertugas sebagai penjual sekaligus pengumpul uang hasil transaksi narkoba.

Baca Juga:   Wanita Gantung Diri Gegerkan Warga Sekitar TL Beruang Madu Balikpapan

Dari pelaku HY, polisi berhasil mengamankan 165 paket plastik klip bening diduga sabu dengan total berat bruto 62,59 gram dan netto 16,39 gram. Barang bukti lainnya berupa satu unit handphone Vivo warna hijau tosca, satu unit handphone Infinix warna hijau, serta uang tunai sebesar Rp10,2 juta.

Rahmawati berharap penindakan terhadap peredaran narkoba di kawasan tersebut terus dilakukan secara berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.

“Masyarakat tentu mendukung penuh langkah kepolisian. Kami berharap kawasan yang selama ini dikenal rawan narkoba bisa benar-benar bersih sehingga warga merasa aman dan nyaman,” tutupnya.

Penulis: Aprianto

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img