spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Penundaan Pengerjaan Pasar Klandasan Rugikan Masyarakat dan Pedagang

BALIKPAPAN – Pengerjaan proyek renovasi Pasar Klandasan senilai Rp 2,6 miliar akhirnya ditunda karena batas waktu yang tidak memungkinkan.

Awalnya, proyek renovasi pasar Klandasan tersebut akan mulai dilelang pada akhir tahun 2022 ini, namun karena proses pengerjaan pembongkaran mangkrak pelaksanaannya, sehingga direalokasi pada tahun 2023.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono menyayangkan penundaan ini, akibat pemenang lelang tidak bertanggung jawab melakukan pembongkaran aset Pasar Klandasan, lantaran batas waktu yang tidak memungkinkan.

“Ini yang dirugikan masyarakat, pedagang kasihan dagangannya sepi dan pembeli juga tidak nyaman belanja melihat kondisi Blok A Pasar Klandasan,” ujarnya, Sabtu (3/12/2022).

Budiono mengaku sangat miris, karena anggaran sudah ada tetapi proyeknya mangkrak. Akibatnya, masyarakat dirugikan apalagi pedagang, yang tidak bisa kembali ke lapak awal karena sudah sebagian dibongkar. Pembeli tidak nyaman jika membeli di tempat lokasi pasar sementara.

“Masyarakat dirugikan adanya renovasi pasar yang sudah dianggarkan tapi tidak terealisasi ini,” jelasnya.

Menurut Budiono, proses penghapusan dan pembongkaran aset sudah ada pemenang lelangnya, tetapi belum dilaksanakan. Sehingga akan ada sanksi yang akan dijatuhkan terhadap pemenang lelang.

Baca Juga:   Pengerjaan Pasar Klandasan Mangkrak, DPRD Segera Panggil BKAD-Dinas Perdagangan

“Di-black list ini pemenang lelang, karena mereka menunda pekerjaan. Dan ada keraguan mereka melaksanakan pembongkaran dan penghapusan aset diakhir tahun ini. Bisa jadi ini akan jadi silpa,” tutupnya. (Bom)

BACA JUGA