BALIKPAPAN — Sejumlah warga mengeluhkan maraknya parkir liar di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, khususnya di area Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) samping Plaza Balikpapan. Kendaraan yang diparkir di lokasi terlarang dinilai mengganggu kenyamanan serta kelancaran arus lalu lintas.
Padahal, kawasan tersebut sudah kerap menjadi sasaran penertiban oleh Satlantas Polresta Balikpapan bersama Dinas Perhubungan Kota Balikpapan. Namun, praktik parkir sembarangan masih terus berulang.

Salah seorang warga, Anton, menilai kondisi tersebut tidak hanya mengganggu pejalan kaki, tetapi juga merusak estetika kota. Ia menyayangkan masih banyak pengendara yang memilih parkir di bahu jalan, meskipun tersedia lahan parkir resmi di sekitar kawasan plaza.
“Masih banyak yang parkir di situ, padahal sudah ada tempat parkir yang lebih aman di dalam kawasan plaza,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Keluhan serupa disampaikan Basuki. Ia menilai parkir liar di sekitar lokasi yang berdekatan dengan lampu lalu lintas berpotensi menimbulkan kemacetan. Menurutnya, kendaraan, terutama roda dua yang parkir di bahu jalan sering kali mempersempit ruang gerak kendaraan lain.
“Kadang jadi macet, apalagi saat lampu merah. Banyak motor parkir di pinggir jalan,” jelasnya.

Meski imbauan dan razia rutin terus dilakukan, pelanggaran masih saja terjadi. Hal ini menunjukkan rendahnya kesadaran sebagian pengendara dalam mematuhi aturan yang berlaku di kawasan KTL.
Warga berharap penertiban dapat dilakukan lebih tegas dan berkelanjutan. Selain itu, kesadaran masyarakat juga dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan ketertiban.

“Harusnya bisa lebih tertib dengan parkir di tempat yang sudah disediakan,” tambah Basuki.
Kepatuhan pengendara dinilai sangat penting untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan di kawasan padat seperti Jalan Jenderal Sudirman, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kota yang lebih rapi dan aman.
Penulis: Aprianto





