PAN Lantik Relawan di Balikpapan, Edi Oloan: Fokus Kawal Program Pro-Rakyat hingga Beasiswa PIP

BALIKPAPAN – Anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN), Edi Oloan Pasaribu, menegaskan pelantikan relawan yang digelar di Gedung Kesenian Balikpapan pada Sabtu (18/7/2026) merupakan bagian dari agenda nasional Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN.

Program tersebut dilakukan secara serentak oleh 48 anggota DPR RI dari PAN sebagai langkah memperkuat konsolidasi sekaligus membangun jaringan relawan yang akan menjadi mitra sosial dalam menjalankan berbagai program kerakyatan.

Menurut Edi, pembentukan relawan bukan semata-mata untuk persiapan menghadapi Pemilu 2029, melainkan sebagai infrastruktur sumber daya manusia yang membantu penyaluran berbagai program pemerintah yang diperjuangkannya di tingkat pusat melalui APBN.

“Banyak yang bertanya kenapa konsolidasi dilakukan sejak sekarang padahal Pemilu masih jauh. Spirit yang kami bangun adalah membentuk mitra sosial yang membantu memperjuangkan dan menyalurkan program-program yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagai anggota DPR RI yang mewakili daerah pemilihan Kalimantan Timur dengan cakupan 10 kabupaten dan kota, dirinya memiliki sejumlah program prioritas yang membutuhkan jaringan hingga tingkat akar rumput agar penyalurannya tepat sasaran.

Baca Juga:   Bandara SAMS Sepinggan Siap Layani Debarkasi Haji, Seluruh Fasilitas Telah Disiapkan

Salah satu program unggulan yang akan segera disalurkan adalah Program Indonesia Pintar (PIP). Edi menargetkan hampir 50 ribu siswa akan menerima bantuan pendidikan tersebut pada September atau Oktober mendatang. Melalui relawan yang dibentuk hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), pendataan calon penerima bantuan diharapkan lebih akurat.

“Saya sudah meminta relawan mendata anak-anak di lingkungan terdekat yang membutuhkan bantuan pendidikan. Kami ingin memastikan beasiswa benar-benar diterima masyarakat yang berhak,” jelasnya.

Selain sektor pendidikan, PAN juga akan mengawal berbagai persoalan layanan publik, termasuk membantu masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah. Menurut Edi, masih banyak warga yang mengeluhkan proses administrasi pertanahan yang lambat, berbelit, hingga muncul dugaan praktik pungutan liar.

Karena itu, relawan akan berperan sebagai penghubung antara masyarakat dan berbagai program yang diperjuangkan PAN agar setiap persoalan dapat ditangani secara lebih terorganisasi.

Balikpapan menjadi daerah pertama pelaksanaan pelantikan relawan di Kalimantan Timur. Setelah itu, kegiatan akan berlanjut secara bertahap ke Penajam Paser Utara (PPU), Samarinda, Kutai Kartanegara, Bontang, Kutai Timur, Berau, Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan kabupaten/kota lainnya.

Baca Juga:   Gelar Razia Gabungan, Polisi-TNI Amankan 8 Sepeda Motor

Dalam pelantikan perdana di Balikpapan, sekitar 600 relawan hadir sebagai perwakilan. Sementara total relawan yang telah terdata mencapai lebih dari 2.000 orang, menyesuaikan jumlah TPS di Kota Balikpapan.

“Kami menyesuaikan kapasitas gedung sehingga pelantikan dilakukan secara simbolis. Seluruh relawan sudah terdata dan nantinya akan kembali dikonsolidasikan,” tambahnya.

Edi menegaskan PAN ingin membuktikan bahwa slogan “bantu rakyat” tidak hanya menjadi narasi politik, tetapi diwujudkan melalui program nyata yang menyentuh masyarakat hingga wilayah terpencil. Ia menyebut bantuan pendidikan yang diperjuangkannya juga telah menjangkau daerah-daerah yang selama ini sulit mendapatkan akses, seperti Mahakam Ulu, Kutai Barat, Berau, hingga kawasan kepulauan seperti Maratua, Derawan, dan Pulau Miang.

“Target kami bukan sekadar elektoral. Yang utama adalah membantu rakyat dan menghadirkan manfaat nyata. Kalau masyarakat merasakan hasilnya, dukungan politik akan datang dengan sendirinya,” tutupnya.

Penulis: Redaksi

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img