TENGGARONG – Sebanyak 47 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dilantik di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Senin (27/7/2026).
Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri, menegaskan pengisian jabatan tersebut dilakukan melalui sistem manajemen talenta yang mengedepankan kompetensi, rekam jejak, dan kinerja aparatur sipil negara (ASN).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Para pejabat yang dilantik akan mengisi sejumlah posisi di organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk kecamatan dan kelurahan.
Dalam sambutannya, Aulia mengatakan rotasi dan promosi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan. Menurutnya, penyegaran diperlukan agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan mampu mempercepat pencapaian visi Kukar Idaman Terbaik 2025–2030.
“Kami berharap keberadaan mereka dapat mempercepat terwujudnya Kukar Idaman Terbaik, yang merupakan visi besar Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2025–2030,” katanya.
Aulia menegaskan proses seleksi pejabat kini tidak lagi bertumpu pada penilaian subjektif. Pemkab Kukar telah menerapkan sistem manajemen talenta yang memuat data kompetensi, rekam jejak, hingga capaian kinerja setiap ASN.
Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat memetakan pegawai yang dinilai layak mengisi jabatan sesuai kebutuhan organisasi.
“Bahkan, dari pejabat yang dilantik hari ini, mungkin sekitar 80 persen saya tidak mengenal orangnya secara pribadi,” ujarnya.
“Namun melalui aplikasi manajemen talenta, kami bisa melihat siapa yang memiliki kinerja baik sehingga layak diberikan amanah,” sambungnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa dari total 47 pejabat yang dilantik, sebanyak 18 orang merupakan pejabat administrator. Sedangkan sisanya merupakan pejabat pengawas.
Mereka ditempatkan di sejumlah perangkat daerah, termasuk dua camat definitif, yakni Misri sebagai Camat Kenohan dan Nurhaeda sebagai Camat Muara Badak yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Camat Muara Badak.
Selain itu, terdapat empat lurah yang turut dilantik, yaitu Hayyun Hardika sebagai Penjabat Lurah Loa Tebu, Joko Adi Wibowo sebagai Lurah Loa Ipuh, Ruli Hambrani sebagai Lurah Dondang, dan Nila Irmawati sebagai Lurah Tama Pole.
“Selain itu, jabatan Sekretaris Dinas Pertanahan kini diisi oleh pejabat yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata,” tutup Arianto. (MK)
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Agus S.





