BALIKPAPAN — Sebuah truk milik Samator yang tengah terparkir di bengkel Hino Kilometer 24, Karang Joang, Balikpapan Utara, dilaporkan meledak pada Jumat pagi sekitar pukul 06.30 WITA. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan bengkel, terutama pada bagian atap dan dinding.
Pantauan di lokasi menunjukkan material bangunan seperti seng dan puing-puing berserakan di sekitar area bengkel akibat kuatnya ledakan. Meski demikian, tidak terlihat adanya kobaran api setelah kejadian, hanya kepulan asap putih yang sempat membumbung tinggi sesaat setelah ledakan terjadi.
Salah seorang saksi mata yang juga petugas keamanan, Rahmat Rizal, mengatakan suara ledakan terdengar sangat keras hingga mengejutkan warga sekitar. Saat kejadian, kondisi bengkel diketahui dalam keadaan sepi karena bertepatan dengan hari libur, sehingga tidak ada aktivitas pekerja di dalamnya.
“Kejadian itu sekitar jam enam lebih, itu saya habis matikan lampu. Saya sempat syok liat asap tebal itu, jadi saya langsung lapor ke Pak RT dan Pak RT lapor ke Bhabinkamtibmas,” ujarnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, truk Samator tersebut telah berada di bengkel selama kurang lebih satu minggu untuk menjalani perbaikan sebelum akhirnya meledak.
“Ledakannya keras Pak, sampai atap itu terangkat juga,” tambah Rizal.
Tak lama setelah kejadian, petugas dari Polsek Balikpapan Utara langsung mendatangi lokasi dan mengamankan area guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Tim Inafis Polresta Balikpapan juga turut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti ledakan.
Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol M. Rezsa, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian materiil akibat insiden ini masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
“Mobil tanki milik Samator ini bermuatan liquid oksigen dan terjadi ledakan pada kendaraan tersebut,” ujarnya.
Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap sumber ledakan dari truk tersebut.
“Kami sudah amankan TKP. Untuk mendalami penyebabnya kami perlu adanya uji labfor. Untuk korban dipastikan nihil, hanya mengalami kerugain masing-masing pihak,” tutup Kapolsek Balikpapan Utara.
Penulis: Aprianto





