Kemendikdasmen Genjot Revitalisasi 71 Ribu Satuan Pendidikan, Kaltim Dapat 341 Satuan Pendidikan

BALIKPAPAN – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional melalui program revitalisasi dan rehabilitasi satuan pendidikan yang akan terus diperluas pada tahun 2026. Program ini tidak hanya menyasar perbaikan fisik sekolah, tetapi juga diarahkan untuk membangun lingkungan belajar yang sehat, aman, dan berkarakter.

Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, mengatakan bahwa pada tahun 2025, pemerintah mencatat seluruh proyek bantuan dan perbaikan sekolah di Kalimantan Timur telah tuntas 100 persen. Capaian ini menjadi salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan program revitalisasi yang dilakukan secara bertahap dan terukur di berbagai daerah.

“Tahun 2026 ini, program revitalisasi kembali dilanjutkan dengan cakupan yang lebih luas. Saat ini, ada 11.744 satuan pendidikan telah masuk dalam tahap pelaksanaan dengan total anggaran mencapai Rp 14 triliun,” ujarnya, usai menyerahkan bantuan revitalisasi di Gedung BSCC Dome Balikpapan, Jumat (5/6/2026).

Pemerintah juga tengah mengajukan tambahan anggaran kepada Kementerian Keuangan dan Komisi X DPR RI untuk memperluas jangkauan program terhadap 60.000 satuan pendidikan lainnya. Apabila usulan tersebut disetujui, maka total target revitalisasi pada tahun 2026 diperkirakan mencapai 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Baca Juga:   Wali Kota Balikpapan Tegaskan Sanksi Tegas bagi ASN Terlibat Narkoba

“Angka ini menunjukkan skala intervensi yang besar dalam upaya pemerataan kualitas pendidikan nasional,” jelasnya.

Prioritas utama revitalisasi tahun ini difokuskan pada sekolah-sekolah yang terdampak bencana alam. Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta satuan pendidikan yang mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan segera.

Di sisi lain, program ini juga terintegrasi dengan gerakan lingkungan hidup di sekolah yang mendukung agenda Presiden terkait konsep “hidup asri”, yaitu aman, sehat, resik, dan indah. Pemerintah berharap, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuh yang nyaman dan berkelanjutan bagi peserta didik.

Untuk di Kaltim, pada tahun 2026 ini mendapat revitalisasi sebanyak 341 satuan pendidikan dari usulan sebanyak 806 usulan. Adapun diantaranya PPU 52 sekolah, Balikpapan 23 sekolah, dan Samarinda 46 sekolah.

“Melalui berbagai kebijakan tersebut, pemerintah menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan karakter, lingkungan, dan ekosistem belajar yang lebih baik bagi generasi masa depan,” tutupnya.

Baca Juga:   Gelar Perkara Temuan Mayat Bertha, Polisi Belum Bisa Beberkan Hasil CCTV

Penulis: Aprianto

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img