spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jalan Depan Global Sport Tak Mungkin Rampung Cepat

BALIKPAPAN – Sejumlah pekerja yang ada di depan Global Sport, Balikpapan Selatan masih terus melakukan aktivitasnya. Mereka terlihat meratakan tanah yang ditumpuk di tengah jalan dengan maksud meninggikan badan jalan.

Sementara beberapa pekerja lainnya tengah menyusun box culvert atau gorong-gorong kotak yang akan diletakkan di tengah jalan tersebut dengan menggunakan 2 unit ekskavator.

Saat media ini mencari penanggungjawab pekerjaan, yakni Projek Manger PT Fahreza Duta Perkasa, Arif Wibisono tak satu pun para pekerja yang bisa menunjukkannya.  “Tadi ada Pak, cuma ini nggak keliatan lagi sudah,” ujar salah seorang pekerja.

Sebelumnya, jalan di depan Global Sport ini harusnya sudah dibuka 11 Februari lalu, namun karena tidak memenuhi target maka jalan tersebut kembali di perpanjang penutupannya hingga 20 Februari mendatang.

Salah seorang pekerja, Musjianto mengaku lambannya pengerjaan ini dikarenakan curah hujan yang tinggi. Sehingga menghambat seluruh pekerjaan yang ada.

“Kan berapa hari ini hujan Pak, makanya nggak bisa maksimal. Kaya gini kan mulai gerimis jadi tanah ini bisa larut dan harus timbun lagi,” ujarnya, Rabu (15/2/2023).

Baca Juga:   Wilayah IKN Luasnya 5 Kali Jakarta, Badan Otorita Prioritas Bangun Infrastruktur

Disinggung soal jumlah pekerja, ia mengaku tak bisa berbuat apa-apa. Bahkan jumlah pekerja yang ada juga sudah dimaksimalkan untuk mengejar target. “Ya segini-gini saja yang kerja pak. Semampunya sudah,” jelasnya.

Dari pantauan di lapangan, jika target membuka jalan untuk umum diberi waktu sampai 20 Februari 2023. Namun tampaknya belum bisa dilakukan. Hal ini lantaran dari kedua sisi perbaikan jalan, masih banyak terdapat penumpukan material pekerjaan dan tanah serta alat berat.

Masih belum dibukanya jalan tersebut pun menimbulkan rasa kekecewaan terhadap pengguna jalan. Salah seorang pengendara sepeda motor, Aditya mengaku jika dirinya harus mengambil jalan tikus atau jalan pintas ketika hendak berangkat dan pulang kerja.

“Kecewa pasti, tapi mau kek apa lagi sudah. Kita ambil jalan Wika (jalan tembus) tapi banyak polisi tidurnya jadi tambah lambat sampi kantor,” ujarnya.

Tak hanya itu, akibat jalan di depan Global Sport ditutup beberapa ruas jalan terdampak kemacetan cukup parah. “Jadi sekarang kalau mau pergi pagi sekalian, pulangnya sore sekalian biar nggak kena macet,” tambahnya.

Baca Juga:   Tanah Longsor, Rumah Warga di Prapatan Roboh

Sementara itu, Asisten I Pemkot Balikpapan, Zulkifli mengatakan, kontraktor diminta untuk membuka akses kendaraan roda dua, pada 17 Februari nanti dan selanjutnya jalan akan dibuka satu arah pada 20 Februari.

“Kami minta kesanggupan kontraktor. Kami minta untuk menyanggupi 20 Februari nanti bisa dibuka satu jalur dulu dan 17 Februari sudah bisa dilalui kendaraan roda dua,” ujarnya.

Adapun alasan perpanjangan penutupan jalan karena pekerjaan yang termasuk proyek Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal itu belum rampung. Berdasarkan alasan kontraktor ada tiga hal yang menjadi kendala dalam pengerjaan proyek tersebut seperti teknis operasional, pemasangan box culvert di luar perencanaan dan mobilisasi tanah timbunan yang terhalang faktor cuaca.

“Itu persoalan yang ada di lapangan, sehingga tidak bisa dibuka pada 11 Februari lalu,” jelasnya. (Bom)

BACA JUGA