spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gelar Haul Guru Sekumpul Ke-18, Masjid Math Laa Il Badrain Balikpapan Dipadati Ratusan Jamaah

BALIKPAPAN – Haul Guru Sekumpul adalah acara tahunan yang diselenggarakan untuk memperingati hari wafatnya Tuan Guru Muhammad Zaini Abdul Ghani Al-Banjari atau yang sering disapa Abah Guru Sekumpul.

Haul ini biasa diadakan setiap tanggal 5 Rajab dan dipusatkan di Musala Ar-Raudhah Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Namun, di Kota Balikpapan juga terdapat kegiatan serupa yang memperingati Haul Guru Sekumpul tersebut. Adalah Masjid Math Laa Il Badrain Balikpapan.

Sejak Minggu (29/1/2023) pagi sekitar pukul 07.00 WITA sejumlah jemaah telah berdatangan secara bergantian. Bahkan kawasan Perumahan Ar Raudah RT 6 Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara di mana lokasi Masjid Math Laa Il Badrain Balikpapan dilakukan penutupan jalan bagi kendaraan roda 2 dan roda 4. Sehingga jemaah hanya diperkenankan untuk berjalan kaki.

Sekitar pukul 07.30 Wita puji-pujian dan doa kepada Allah SWT dan Rasulillah dikumandangkan hingga terdengar sampai keluar area masjid. Jemaah pun masih terus berdatangan silih berganti hingga memadati pelantaran dan halaman masjid.

Baca Juga:   Otorita IKN Belum Bayar Sewa Mobil Rp 500 Juta

Pimpinan Majelis Taklim Fardhu Kifayah Al Inayah Kota Balikpapan, Kiai Haji Samiun secara langsung memimpin jalannya Haul Guru Sekumpul ke-18. Bahkan di akhir kegiatan, ia menjelaskan riwayat dan perjalanan Guru Sekumpul.

“Kita melaksanakan Haul Guru Sekumpul ini adalah salah satu bukti kecintaan kita kepada ulama,” ujar K.H Samiun usai Haul Guru Sekumpul.

Lebih lanjut K.H Samiun menjelaskan, dengan berkumpul dan berdoa bersama-sama ini dapat mengambil ilmu-ilmu yang telah disampaikan oleh ulama besar kita Kyai Haji Muhammad Zaini Tuan Guru Sekumpul.

“Tujuannya yaitu memperingati haul ya ulama besar yang berada di Kalimantan Selatan, tentunya dengan acara ini kita dapat mengambil ilmu yang telah disampaikan oleh ulama besar kita Kyai Haji Muhammad Zaini Tuan Guru Sekumpul yang menjadi istilahnya tuh ya tokoh ulama besar yang berpengaruh di Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Samiun berharap, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan, mengingat saat ini sudah banyak orang yang tergerus meninggalkan majelis, lebih lagi beribadah dan mencintai Allh SWT Rasul dan alim ulama. (Bom)

Baca Juga:   Tanam Bibit Pohon Mangrove, Dit Polairud Libatkan Pelajar SD
BACA JUGA