BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai melakukan penanganan perbaikan infrastruktur di Jalan Ksatriaan KM 8, Balikpapan Utara. Proyek ini diawali dengan pembenahan sistem drainase sebelum dilanjutkan ke tahap pengecoran jalan guna meningkatkan kualitas serta ketahanan badan jalan.
Kepala DPU Balikpapan, Rita, mengatakan langkah tersebut diambil untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. Menurutnya, kondisi drainase yang kurang optimal selama ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan.
“Penanganan dimulai dari perbaikan saluran drainase karena ini menjadi bagian penting sebelum pengecoran jalan dilakukan. Kami ingin memastikan aliran air berjalan baik sehingga konstruksi jalan nantinya lebih kuat dan tahan lama,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Selama proses pengerjaan berlangsung, akses Jalan Ksatriaan ditutup sementara demi menjaga keselamatan pengguna jalan serta memperlancar aktivitas pekerjaan di lapangan. Penutupan dilakukan karena adanya aktivitas alat berat dan proses pembongkaran pada sejumlah titik saluran drainase.
“Kami mengimbau masyarakat untuk sementara menggunakan jalur alternatif dan tetap berhati-hati saat melintas di sekitar area proyek,” jelasnya.
Rita juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat agar proses pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target. Ia mengakui penutupan jalan dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga, namun hal tersebut dilakukan demi keselamatan bersama.
DPU Balikpapan memperkirakan pengerjaan proyek ini berlangsung sekitar satu bulan, tergantung pada kondisi cuaca dan situasi teknis di lapangan. Setelah tahap perbaikan drainase rampung, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pengecoran jalan pada titik-titik yang mengalami kerusakan.
Selain memperbaiki kondisi jalan, proyek ini juga bertujuan mengurangi potensi genangan air di kawasan KM 8 saat hujan deras. Sistem drainase yang baik dinilai sangat berpengaruh terhadap usia jalan dan kenyamanan pengguna.
“Kalau drainasenya baik, air tidak menggenang di badan jalan. Ini penting agar jalan tidak cepat rusak dan masyarakat bisa berkendara dengan aman,” tambah Rita.
Perbaikan Jalan Ksatriaan KM 8 menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Balikpapan mengingat jalur tersebut cukup padat dilalui kendaraan setiap hari. Pemerintah berharap pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga akses masyarakat kembali normal dengan kualitas jalan yang lebih baik.
DPU Balikpapan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan serta mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi proyek.
Penulis: Aprianto





