DKP3 Siapkan Jagal Bersertifikat Antisipasi Penyembelihan Kurban di BIC

BALIKPAPAN — Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan menyiapkan langkah antisipasi dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Masjid Islamic Center Balikpapan, saat penyembelihan hewan kurban milik Presiden RI yang beratnya mencapai 1 Ton lebih. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyembelihan berjalan aman dan tidak menimbulkan insiden yang dapat mencoreng nama baik kota.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih, mengatakan bahwa penyembelihan hewan kurban rencananya akan dilakukan oleh pengurus dan panitia masjid. Namun demikian, dinas tetap menyiapkan opsi cadangan dengan menghadirkan Plt Kepala UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) bersama para jagal bersertifikasi “Juleha” sebelum pukul 7.00 pagi.

“Kami menyiapkan opsi lain apabila terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Jadi dinas memback-up melalui peran UPTD RPH,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Menurutnya, kehadiran tim jagal bersertifikasi tersebut sebagai bentuk kesiapsiagaan apabila di lapangan muncul kendala saat proses penyembelihan berlangsung. Meski demikian, jika panitia kurban telah siap dan mampu menjalankan proses penyembelihan dengan baik, maka petugas hanya akan melakukan pemantauan.

Baca Juga:   Jembatan TPI Klandasan Ambruk Dihantam Ombak Besar

Dinas juga meminta dukungan dari tim terkait untuk bersiaga di lokasi. Namun, penanganan sapi diupayakan tetap dilakukan oleh pemilik atau orang yang sudah dikenal hewan tersebut guna menghindari risiko sapi memberontak.

“Jangan sampai ada kejadian yang tidak kita inginkan termonitor di media nasional. Kita juga harus menjaga nama baik Kota Balikpapan,” jelasnya.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap seluruh proses penyembelihan hewan kurban tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai prosedur, terlebih panitia kurban dinilai telah menyiapkan sumber daya manusia yang memadai.

Penulis: Aprianto

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img