spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Covid-19 Varian Kraken Ditemukan di Kota Balikpapan, Berasal dari WNA Polandia

BALIKPAPAN – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Balikpapan menemukan kasus Covid-19 sub varian XBB 1.5 atau varian Kraken pada seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Polandia.

Kepala KKP Kelas II Balikpapan, M Zainul Mukhorobin mengatakan, WNA berinisial JBS (45) tersebut tiba di Balikpapan untuk menuju lokasi kerjanya di Rig sekitar Selat Makasar. Namun, sebelum berangkat ke lokasi kerjanya terhadapnya dilakukan pemeriksaan kesehatan lebih dulu.

“Yang mensuplai kebutuhan tenaga yang melakukan pengeboran migas di lepas pantai Selat Makassar, kemudian karena hasil PCR-nya positif, tanggal 12 Januari sampel dikirim ke Universitas Mulawarman melalui Dinas Kesehatan Provinsi untuk diperiksakan WGS,” ujarnya Jumat (27/1/2023).

Lebih lanjut Zainul menjelaskan, setelah dinyatakan positiv JBS pun melakukan isolasi di salah satu hotel di Kota Balikpapan. Dan pada tanggal 16 Januari, hasil WGS yang dikirim telah keluar hasilnya.  “Tanggal 16 Januari keluar hasil WGS-nya dengan sub varian XBB 1.5 atau Kraken,” jelasnya.

Hingga saat ini JBS pun masih menjalani isolasi di salah satu hotel di Kota Balikpapan yang bekerjasama dengan pihak perusahaan.

Baca Juga:   Rayakan Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Balikpapan Gelar Lomba Antarblok

“Masih dilakukan pemeriksaan kesehatan setiap hari dan hasilnya WNA tersebut dalam kondisi baik-baik saja,” tambah Zainul.

APA ITU VARIAN KRAKEN?

Dilansir dari Standard, varian Kraken atau XBB 1.5 adalah varian mutasi dari Omicron XBB yang ditemukan di Afrika Selatan pada 27 Desember 2022.

Varian XBB 1.5 dijuluki Kraken oleh para ahli karena sifatnya yang menimbulkan lonjakan kasus Omicron cukup masif di AS. Varian tersebut telah ditemukan di 38 negara, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

MEMILIKI SIFAT SANGAT MENULAR

Ahli epidemiologi senior di Afrika Selatan, Maria van Kerkhove mengatakan, varian Kraken merupakan varian paling menular yang terdeteksi selama ini.

Sebab, XBB.1.5 memiliki mutasi tambahan, membuatnya lebih mudah dan lebih baik dalam mengikat ke sel lain.

Hal itu juga disampaikan oleh ahli virologi di Universitas Johns Hopkins, Andrew Pekosz. “Virus perlu mengikat erat sel agar lebih efisien untuk masuk dan itu dapat membantu virus menjadi sedikit lebih efisien dalam menginfeksi manusia,” ujar Pekosz.

Baca Juga:   Momentum Hardiknas, Tingkatkan Kualitas Guru dan Pendidikan

Gejala awal varian Kraken

Meskipun tidak ada data resmi yang dirilis mengenai tanda-tanda infeksi awal dari varian baru tersebut, namun kebanyakan dari gejala awalnya akan serupa dengan varian Omicron pada umumnya.

Berikut gejala terinfeksi virus corona varian Kraken:

  • Tenggorokan gatal
  • Nyeri punggung bawah
  • Hidung meler/tersumbat
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Bersin
  • Keringat malam
  • Pegal-pegal

Untungnya, saat ini tidak ada indikasi bahwa XBB.1.5 lebih parah, menurut Dr Barbara Mahon, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Coronavirus dan Virus Pernafasan Lainnya.

Namun, menurut NHS, jika Anda menduga bahwa Anda mungkin terinfeksi Covid, maka Anda harus mengisolasi diri dan memantau gejala Anda dengan cermat. (Bom)

BACA JUGA