Begal dan Jambret di Balikpapan Utara Hoaks, Warga Tetap Diminta Waspada

BALIKPAPAN – Beredar video yang di duga aksi begal atau jambret di kawasan Kilometer 8, Balikpapan Utara, atau tepatnya di kawasan perbatasan antara Graha Indah dan Transad, beberapa hari terakhir ini, dan dipastikan tidak benar atau hoaks.

Ini setelah kepolisian bersama pemerintah yakni Kelurahan dan tokoh masyarakat turun langsung melakukan pengecekan ke lokasi yang disebut dalam video tersebut.

Dipimpin langsung Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol M Resza bersama Lurah Graha Indah, Muhammad Arif Rachman, Bhabinkamtibmas, LPM, serta sejumlah ketua RT melakukan penyisiran di kawasan Jalan Padat Karya hingga Simpang Transad.

“Pengecekan dilakukan menyusul beredarnya video viral yang menyebut adanya aksi begal dan jambret di kawasan tersebut. Dalam video yang beredar, tampak sebuah bangunan ruko yang disebut menjadi lokasi kejadian,” ujar Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol M Resza, Kamis (21/5/2026).

Setelah dilakukan penelusuran langsung di lapangan, aparat tidak menemukan bangunan maupun lokasi yang identik dengan video viral tersebut. Selain itu, Polsek Balikpapan Utara juga memastikan belum menerima laporan resmi dari masyarakat terkait dugaan aksi begal maupun jambret seperti yang disebut dalam video.

Baca Juga:   Arus Balik Lebaran, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Padat

“Kami menegaskan informasi yang beredar di media sosial tersebut dipastikan hoaks dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Graha Indah, Muhammad Arif Rachman, mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya dan tetap menjaga situasi keamanan lingkungan.

“Meski dipastikan hoaks, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian mencurigakan di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Penulis: Aprianto

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img