spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Banyak Keluhan Warga, Satlantas Gelar Razia Knalpot Brong

BALIKPAPAN – Banyaknya keluhan masyarakat terkait penggunaan knalpot brong di Kota Balikpapan belakangan ini akhirnya direspons jajaran Satlantas Polresta Balikpapan dengan menggelar Razia, Sabtu (13/5/2023).

Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Ropiyani mengatakan, razia yang dilakukan ini berdasarkan instruksi langsung Kapolresta Balikpapan, AKBP Anton Firmanto agar melakukan penertiban terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak standar alias brong.

“Banyak masyarakat yang mengeluhkan penggunaan knalpot tidak standar. Oleh karena itu, berdasarkan perintah Bapak Kapolresta Balikpapan, kita melaksanakan razia knalpot brong malam ini,” ujar Kompol Ropiyani, Sabtu (13/5/2023).

Lebih lanjut, Ropiyani menjelaskan bahwa razia yang dilaksanakan menyisir kawasan sepanjang Jalan Jenderal Sudirman karena jalan ini merupakan yang paling sering dilintasi oleh pengguna knalpot brong.

“Malam ini kita telah menindak sebanyak 27 pelanggar lalu lintas, termasuk pengguna knalpot brong. Namun, juga terdapat pelanggaran seperti penggunaan helm, SIM, dan TNKB,” jelasnya.

Data pelanggar yang ditindak meliputi 15 tilang untuk pengguna knalpot brong, 4 tilang untuk pengguna spion dan SIM, serta 2 tilang untuk pengguna helm dan TNKB.

Baca Juga:   Masuk lewat Jalur Kaltara, Pemilik Sabu 1,5 Kg Ditetapkan DPO

Kasat Lantas Polresta Balikpapan ini juga mengungkapkan bahwa pelanggar diberikan tilang manual secara langsung. Untuk kendaraan yang menggunakan knalpot brong, kendaraannya ditahan dan pemiliknya diwajibkan membawa knalpot standar atau aslinya untuk diganti di Makopolresta Balikpapan.

“Jumlah pelanggaran knalpot brong paling banyak. Ada 15 tilang,” tambahnya.

Ropiyani menegaskan bahwa razia seperti ini akan terus dilakukan, bahkan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan di beberapa titik lokasi yang sering dilaporkan oleh masyarakat.

“Diharapkan dengan tindakan ini, pengguna jalan dapat saling menghormati, terutama dengan tidak menggunakan knalpot brong,” tutupnya. (Bom)

BACA JUGA