Polda Kaltim Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan Jalanan, Jaga Rasa Aman Masyarakat

BALIKPAPAN – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menegaskan komitmennya dalam menekan angka kejahatan jalanan (street crime) yang dinilai memiliki dampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Selain menimbulkan kerugian materiil, kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) juga berdampak pada aspek psikologis, sosial, hingga perekonomian daerah.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, mengatakan bahwa kejahatan jalanan menjadi salah satu fokus utama penanganan kepolisian karena bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Street crime memiliki dampak yang sangat besar terhadap masyarakat. Bukan hanya kerugian materiil yang ditimbulkan, tetapi juga rasa aman yang terganggu sehingga memengaruhi kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Lebih lanjut Kapolda Kaltim menjelaskan, dampak pertama yang paling dirasakan adalah aspek psikologis. Masyarakat yang sering mendengar atau menjadi korban kejahatan jalanan cenderung mengalami kekhawatiran saat beraktivitas di ruang publik. Kondisi tersebut dapat mengurangi rasa nyaman dan aman di lingkungan tempat tinggal maupun saat beraktivitas di jalan.

Baca Juga:   Pelaku Pencurian Tas dan HP di RDMP Ditangkap, Hampir Dianiaya Pekerja

Selain itu, kejahatan jalanan juga menimbulkan dampak ekonomi bagi korban. Kehilangan kendaraan, telepon genggam, maupun barang berharga lainnya dapat menyebabkan kerugian finansial yang tidak sedikit. Bahkan dalam beberapa kasus, kehilangan sarana penunjang pekerjaan dapat berdampak pada penghasilan keluarga.

“Dampak lainnya adalah perubahan pola aktivitas masyarakat. Kekhawatiran terhadap tindak kriminal membuat sebagian warga membatasi kegiatan pada waktu tertentu, mengurangi interaksi sosial, hingga meningkatkan rasa curiga terhadap lingkungan sekitar,” jelasnya.

Lebih jauh, Kapolda Kaltim menilai situasi keamanan yang kurang kondusif juga dapat memengaruhi iklim investasi dan kegiatan ekonomi daerah. Rasa aman merupakan salah satu faktor penting yang menjadi pertimbangan masyarakat maupun pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas ekonomi.

Karena itu, kepolisian terus memperkuat langkah-langkah pencegahan dan penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan jalanan. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan patroli, penguatan fungsi intelijen, pemanfaatan teknologi pengawasan, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada aparat kepolisian,” tambahnya.

Baca Juga:   Warga RT 52 GPA Laporkan Daun Village ke Polda Kaltim

Dengan kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Balikpapan maupun wilayah Kalimantan Timur secara umum dapat terus terjaga, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan produktif.

Penulis: Aprianto

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img