SAMARINDA — Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menjanjikan adanya dukungan kerja sama pemerintah dengan media melalui skema anggaran pada APBD Perubahan mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur di Gedung PWI Kaltim, Jalan Biola, Samarinda, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi para insan pers di Benua Etam sekaligus ruang diskusi mengenai kondisi dunia media yang tengah menghadapi berbagai tantangan.
Sejumlah tokoh pers senior Kalimantan Timur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Intoniswan, Syafril Teha Noer, Rizal Effendi, Syafrudin Pernyata, Maturidi, Datu Iskandar, hingga Endro Effendi.
Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa gedung PWI yang saat ini digunakan merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Alhamdulillah kondisinya lebih baik karena telah dilakukan peremajaan oleh pengurus meski di tengah keterbatasan,” ujarnya.
Rahman, sapaan akrabnya, juga mengungkapkan bahwa jumlah anggota aktif PWI Kaltim saat ini mencapai 581 orang.
Ia menyebut sejumlah program organisasi tetap berjalan secara rutin, salah satunya Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) yang telah dilaksanakan sebanyak tiga kali.
Selain itu, PWI Kaltim juga rutin menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta menjalankan berbagai kegiatan sosial melalui program PWI Peduli.
Dalam kesempatan tersebut, Rahman juga menyinggung sejumlah tantangan yang tengah dihadapi dunia media.
Menurutnya, perkembangan media online membuat bisnis media cetak semakin tertekan. Kondisi tersebut diperparah oleh dampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan serta maraknya konten media sosial yang hadir tanpa badan usaha maupun standar kompetensi jurnalistik.
Ia juga menyoroti menurunnya kerja sama pemberitaan antara media dan pemerintah dalam beberapa waktu terakhir akibat berbagai faktor, termasuk kebijakan efisiensi anggaran.
“Poin terakhir ini insyaallah akan terjawab oleh Pak Seno Aji pada APBD Perubahan nanti,” ucap Rahman yang disambut riuh para pekerja media yang hadir.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menegaskan bahwa media memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Media adalah partner strategis pemerintah, ujung tombak dalam menyampaikan informasi mengenai kinerja pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan saat ini adalah maraknya informasi yang beredar di media sosial melalui buzzer yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Berbeda dengan media massa yang memiliki badan hukum jelas serta menjalankan standar profesional jurnalistik.
“Pemerintah provinsi akan berupaya memberikan dukungan anggaran bagi media melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, tentu dengan tetap mengikuti aturan yang berlaku,” janjinya.
Ia berharap media dapat terus menyajikan informasi yang positif, akurat, dan berbasis fakta sehingga mampu memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat mengenai berbagai program pembangunan pemerintah.
“Masyarakat butuh pemahaman kinerja pemerintah secara utuh. Di situlah peran media, agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah publik,” tambahnya.
Setelah buka puasa bersama, acara dilanjutkan dengan salat berjamaah dan diskusi santai yang membahas eksistensi serta tantangan media di Kalimantan Timur di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah baik di tingkat daerah maupun nasional.
Pewarta: Adhi Abdhian
Editor: Agus S





