SANGATTA — Masyarakat di wilayah pedalaman Kutai Timur kini tak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk menjalani tindakan operasi. RSUD Muara Bengkal resmi menghadirkan layanan bedah mandiri setelah operasi perdana berhasil dilaksanakan pada Rabu (1/4/2026).
Kehadiran fasilitas ruang operasi ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga di kawasan yang selama ini bergantung pada rujukan ke Sangatta maupun Samarinda.
Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, dr. Yuwana Sri Kurniawati, menjelaskan bahwa kesiapan layanan tersebut didukung oleh ketersediaan tenaga medis spesialis yang kini telah lengkap di RSUD Muara Bengkal.

“RSUD Muara Bengkal kini sudah memiliki tujuh dokter spesialis, meliputi penyakit dalam, anak, bedah, kandungan, anestesi, radiologi, dan patologi klinik,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Menurutnya, pemenuhan tenaga spesialis tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata hingga ke wilayah terpencil.
Selama ini, masyarakat harus menghadapi tantangan jarak dan waktu untuk mendapatkan layanan medis lanjutan. Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko terhadap keselamatan pasien.
“Ini bentuk nyata komitmen pemerintah agar pelayanan kesehatan bisa lebih dekat, cepat, dan tepat bagi masyarakat,” jelasnya.
Dari sisi pembiayaan, keberadaan tenaga medis spesialis didukung melalui skema kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Sistem sharing cost ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan layanan dalam jangka panjang.
“Pembiayaan dilakukan secara bersama antara provinsi dan kabupaten, sehingga layanan tetap berjalan optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Muara Bengkal, dr. Andriansyah, menegaskan keberhasilan operasi perdana menjadi bukti kesiapan fasilitas serta kompetensi tim medis yang ada.
“Ini langkah besar bagi kami untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan berdampak langsung pada keselamatan pasien,” ujarnya.
Ke depan, RSUD Muara Bengkal ditargetkan menjadi pusat rujukan layanan kesehatan bagi sejumlah kecamatan di wilayah pedalaman Kutai Timur, sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah secara menyeluruh. (MK)
Penulis: Ramlah
Editor: Agus S





