BALIKPAPAN – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) memberikan bantuan tandon air bagi warga di Jalan Telindung RT 87 Kelurahan Muara Rapak, pada Rabu (12/3/2025). Dalam penyerahan bantuan tandon, yang dilakukan langsung oleh Dirut PTMB, Yudhi Saharuddin ini hadir juga Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo dan Anggota DPRD Balikpapan, Jafar Sidik.
Dirut PTMB, Yudhi Saharuddin, mengatakan bahwa bantuan ini diberikan sebagai solusi sementara bagi warga yang belum mendapatkan akses air bersih dari PTMB. Adapun bantuan yang disalurkan berupa satu tandon berkapasitas 5.000 liter serta beberapa tandon kecil berkapasitas 200 liter.
“Kami berharap agar sinergi antara PTMB dan masyarakat dapat semakin harmonis melalui partisipasi aktif dalam menjaga dan mengelola air baku,” ujarnya, Jumat (14/3/2025).
Pada kesempatan ini Yudhi memberikan pemahaman kepada warga mengenai kondisi Kota Balikpapan yang saat ini masih menghadapi kekurangan sumber air baku. Beberapa faktor penyebab kondisi tersebut antara lain pertumbuhan penduduk dan aktivitas industri serta pengelolaan dan distribusi air yang belum optimal.
“Walaupun potensi sumber air di Balikpapan cukup besar, pengelolaan dan distribusinya masih belum optimal sehingga beberapa potensi air tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal,” jelasnya.
PTMB juga memastikan 2 Instalasi Pengolahan Air (IPA) utama, yaitu di Kilometer 8 dan Kampung Damai, beroperasi dengan kapasitas penuh. Selain itu, sejumlah sumur dalam yang dikelola PTMB telah dioptimalkan guna memenuhi kebutuhan air masyarakat Kota Balikpapan.
“Segala upaya telah kami lakukan untuk memberikan layanan maksimal. Kedepan, kami juga sedang menyiapkan langkah-langkah untuk menambah pasokan air baku yang direncanakan berasal dari Sungai Mahakam. Mohon doa dan dukungan masyarakat agar rencana ini segera terealisasi,” tambah Yudhi.
Sementara itu Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo memberikan apresiasi kepada PTMB yang telah memberikan bantuan tandon kepada warga. Yang mana pelayanan air bersih ini menjadi salah satu yang prioritas. Dimana program ini dijangka menengah yang artinya dua-tiga tahun harus sudah selesai.
“Sebelum sampai kesitu, kami minta PTMB memberikan solusi dibeberapa warga yang belum teraliri air bersih dengan bantuan tandon,” ujar Bagus.
Bagus menegaskan, harapannya di tahun 2026 sudah mulai ada penambahan debit air baku yang selama ini defisit 1.000 liter perdetik, supaya semua warga teraliri air bersih.
“Untuk tandon ini sementara, tapi rutin dan terus berlanjut dan tidak dalam waktu yang lama,” tegasnya.
Ketua RT 87 Muara Rapak, Surawardi, mengungkapkan kebahagiaannya atas bantuan PTMB tersebut. “Dengan perasaan yang bahagia serta mewakili seluruh warga, saya mengucapkan terimakasih atas kepedulian PTMB beserta jajaran kepada warga RT 87 dengan adanya bantuan yang sangat bermanfaat sekali,” tutupnya.
Penulis: Aprianto