spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Program Dokter Spesialis Unmul Dibuka untuk Dukung Kebutuhan Daerah

UJOH BILANG — Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Unmul) mulai membuka peluang lebih luas bagi pemerintah daerah di Kalimantan Timur untuk berkolaborasi dalam pengembangan tenaga dokter spesialis. Program tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi keterbatasan tenaga medis di berbagai wilayah, khususnya daerah yang masih kekurangan dokter spesialis.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa program pendidikan dokter spesialis yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Unmul di Samarinda, Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur, termasuk Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk.

Melalui kegiatan ini, Unmul memperkenalkan berbagai program pendidikan dokter spesialis sekaligus membuka peluang kerja sama antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, Nataniel Tandirogang, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan upaya memberikan pemahaman kepada pemerintah daerah mengenai proses penerimaan mahasiswa program dokter spesialis serta bidang-bidang pendidikan yang tersedia di kampus tersebut.

“Baru kali ini kami melakukan sosialisasi terkait pendidikan dokter spesialis, meskipun sebelumnya sudah ada dua bidang spesialis yang berjalan, yaitu bedah dan paru. Untuk dokter bedah sendiri sudah menghasilkan tujuh dokter spesialis, sedangkan untuk paru saat ini memasuki tahun kedua,” terangnya.

Baca Juga:   Jelang Ramadan, Harga Beras dan Telur di Balikpapan Meroket

Ia menambahkan bahwa saat ini Fakultas Kedokteran Unmul juga telah mendapat mandat untuk menyelenggarakan tiga program pendidikan dokter spesialis tambahan, yakni Anestesiologi, Ilmu Penyakit Dalam, serta Obstetri dan Ginekologi.

“Dengan demikian, saat ini sudah ada lima program pendidikan dokter spesialis yang diselenggarakan di Fakultas Kedokteran Unmul,” ujarnya.

Menurut Nataniel, pengembangan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong pemerataan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah yang masih kekurangan tenaga dokter spesialis.

“Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan agar informasi mengenai program pendidikan dokter spesialis dapat diketahui oleh pemerintah daerah serta masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut karena membuka peluang kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menyiapkan tenaga kesehatan.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Melalui kegiatan seperti ini, daerah dapat mengetahui peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan, khususnya pendidikan dokter spesialis,” tandasnya.

Baca Juga:   Pemkot Balikpapan Mantapkan Komitmen Wujudkan Layanan Kesehatan Berkualitas

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah penting untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di daerah, terutama bagi wilayah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut juga digelar sesi pemaparan dari perwakilan pemerintah kabupaten dan kota mengenai kondisi layanan kesehatan serta kebutuhan tenaga dokter spesialis di daerah masing-masing.

Sejumlah daerah menyampaikan berbagai tantangan dalam pemenuhan tenaga medis, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas dan sumber daya kesehatan.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, sejumlah instansi terkait, serta para dosen Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman.

Turut hadir Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, Siti Khotimah. Wakil Bupati Mahakam Ulu juga didampingi perwakilan dari Dinas Kesehatan P2KB Mahulu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mahulu, serta BKPSDM Mahulu.

Pewarta : Ichal
Editor : Agus S

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img