SENDAWAR – Polres Kutai Barat menggelar Apel Siaga dalam rangka pengamanan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) di wilayah Kabupaten Kutai Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres Kutai Barat, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Barong Tongkok, Rabu (25/2/2026) pukul 08.40 Wita.
Apel dipimpin langsung Wakapolres Kutai Barat, Kompol Subari, dan dihadiri sejumlah unsur Forkopimda serta instansi terkait. Turut hadir Kabag Ops Kompol Emanuel Teguh Budi Santoso, Asisten I Setkab Kutai Barat Nopandel, Dansub Denpom VI/1-5 Kubar Kapten OPM Salmon, perwakilan Kementerian Agama Achmad Sofyan, Kasupsi Pidum Kejari Kubar Manto Yesman Renaldy Sitompul, Kasatpol PP Yustinus Giri, Pasi Ops Kodim 0912 Kubar Lettu Arm Oktario Sirait, Danki 2 Yon B Brimob Ipda Abdullah Hadi, Ketua PCNU Harun, Sekretaris PD Muhammadiyah Makulau, serta perwakilan BPBD, Dishub, dan jajaran internal Polres Kutai Barat.
Dalam arahannya, Kompol Subari menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah sekaligus aktivitas sosial dan ekonomi. Meningkatnya kegiatan masyarakat, seperti pasar Ramadan dan aktivitas UMKM, dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan yang perlu diantisipasi bersama.
“Beberapa potensi kerawanan yang menjadi perhatian antara lain kepadatan di pasar Ramadan, balap liar saat menunggu berbuka, tawuran saat sahur, perang sarung setelah salat tarawih, serta kegiatan sahur on the road yang berpotensi memicu kemacetan dan konflik,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan potensi gangguan lain seperti kebakaran akibat kelalaian, pencurian saat masyarakat melaksanakan salat tarawih, hingga kemungkinan bencana alam akibat cuaca ekstrem seperti banjir dan longsor.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Wakapolres menekankan pentingnya peningkatan patroli di titik-titik rawan, khususnya di sekitar pasar Ramadan dan lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Sinergi lintas instansi juga dinilai krusial dalam menghadapi potensi gangguan keamanan maupun bencana alam.
“Keberhasilan pengamanan Ramadan hanya dapat tercapai melalui kerja sama dan kolaborasi yang solid antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Kutai Barat,” tegasnya.
Melalui apel siaga ini, Polres Kutai Barat berharap seluruh personel dan instansi terkait dapat bergerak secara terpadu, sehingga suasana Ramadan di wilayah tersebut tetap aman, tertib, dan kondusif. (MK)
Editor: Agus S





