SAMARINDA – Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Satlantas Polresta Samarinda memetakan empat titik rawan kemacetan sebagai langkah antisipasi lonjakan kendaraan.
Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol La Ode Prasetyo menyebutkan, empat lokasi yang menjadi perhatian utama yakni Simpang Muara, kawasan Jembatan Mahkota, Gunung Mangga, dan wilayah Sungai Dama.
“Empat titik ini menjadi atensi khusus kami. Meskipun di Samarinda jarang terjadi kemacetan panjang, antisipasi tetap kami lakukan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penempatan personel secara statis di titik rawan serta patroli keliling menjadi strategi utama dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan bersama Dinas Perhubungan untuk memantau kondisi lalu lintas secara langsung.
Jika terjadi kepadatan kendaraan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional di lapangan untuk mengurai kemacetan.
“Kami bersama Dishub melaksanakan patroli rutin. Jika ditemukan titik jenuh, langkah rekayasa akan langsung dilakukan,” jelasnya.
Selain kelancaran arus, aspek keselamatan juga menjadi perhatian. Berdasarkan data tahun sebelumnya, tercatat lima hingga enam kasus kecelakaan selama masa mudik.
Polisi mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik serta mematuhi aturan lalu lintas, terutama di jalur dengan kontur menantang seperti kawasan Gunung Mangga.
“Tujuan kami memberikan rasa aman agar masyarakat bisa sampai tujuan dan merayakan Lebaran dengan nyaman,” pungkasnya.
Penulis: Dimas
Editor: Agus S





