Pertanian Kubar Tumbuh, Produktivitas Padi Capai 3,01 Ton per Hektare

SENDAWAR – Produksi sektor pertanian di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menunjukkan tren positif hingga triwulan pertama tahun 2026. Perkembangan tersebut terlihat pada komoditas padi maupun hortikultura yang terus mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Pertanian Kutai Barat, Stepanus Alexander Samson, mengungkapkan berdasarkan data tahun 2025, total produksi padi di Kubar mencapai 5.957 ton dari luas lahan 1.985 hektare, dengan produktivitas rata-rata sebesar 3,01 ton per hektare.

“Luas lahan tersebut terdiri dari sekitar 500 hektare sawah dan 1.485 hektare ladang,” ujarnya usai mengikuti kegiatan panen padi di kawasan Rapak Oros, Kampung Linggang Amer, Kamis (26/3/2026).

Memasuki tahun 2026, capaian panen terus menunjukkan peningkatan. Hingga Maret, luas panen tercatat sebesar 101,93 hektare pada Januari, 411,78 hektare pada Februari, dan meningkat signifikan menjadi 779,59 hektare pada Maret.

“Puncak panen memang terjadi pada bulan Maret dan masih akan berlanjut hingga April mendatang,” jelasnya.

Dari capaian tersebut, diperkirakan sekitar 3.890 ton beras telah terserap dan dimanfaatkan oleh masyarakat, menandakan kontribusi nyata sektor pertanian dalam mendukung kebutuhan pangan daerah.

Baca Juga:   Beli Isuzu ELF NMR, Gratis Filter Solar & Garansi Mesin Lebih Panjang

Selain padi, sektor hortikultura di Kubar juga mengalami perkembangan yang cukup menggembirakan. Hingga Maret 2026, produksi berbagai komoditas sayuran menunjukkan hasil yang signifikan.

Produksi kangkung tercatat mencapai 528 kuintal, bayam 450 kuintal, sawi 419 kuintal, buncis 170 kuintal, cabai besar 60 kuintal, cabai keriting 16,5 kuintal, cabai rawit 65,2 kuintal, timun 168 kuintal, serta terong ungu dan putih sebesar 93,6 kuintal.

Menurut Stepanus, capaian tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan sayur dan cabai masyarakat Kutai Barat secara bertahap telah mampu dipenuhi dari produksi lokal.

“Ini menjadi indikator bahwa sektor pertanian kita terus berkembang dan mampu mendukung kemandirian pangan daerah,” ungkapnya.

Dengan tren positif ini, Dinas Pertanian Kutai Barat optimistis produksi pertanian akan terus meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img