ACEH – Personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur yang tergabung dalam Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Aceh terus menunjukkan kepedulian kemanusiaan pascabencana.
Satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) di bawah pimpinan Danki Penugasan, AKP Elan Suherlan, melaksanakan aksi pembersihan lumpur di SDN 1 Samudera, Jalan Blang Mee, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan endapan lumpur yang menggenangi ruang-ruang kelas dan halaman sekolah

AKP Elan Suherlan mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan pemulihan sarana pendidikan agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal dan nyaman bagi para siswa.
“Sebelum menuju lokasi, seluruh personel mengikuti apel gabungan di Lapangan Apel Mapolres Lhokseumawe yang dipimpin Kabagren Polres Lhokseumawe, Kompol Anwar.
Apel tersebut menjadi sarana koordinasi terkait pembagian wilayah tugas dan teknis pembersihan di lapangan. Usai apel, personel langsung melaksanakan pergeseran pasukan menuju sekolah sasaran,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).

Setibanya di lokasi, personel Brimob dengan sigap membersihkan lumpur menggunakan peralatan manual serta bantuan air, menyapu bersih lantai kelas, akses jalan, dan area sekitar sekolah hingga kembali bersih dan layak digunakan.
Sementara itu Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, menambahkan bahwa kehadiran Brimob Kaltim di Aceh merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat tanpa mengenal batas wilayah.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat bangkit dari situasi sulit.
“Pemulihan SDN 1 Samudera menjadi prioritas karena pendidikan tidak boleh terhenti. Kami ingin memastikan anak-anak tetap bisa belajar dan merasakan kehadiran negara yang peduli terhadap masa depan mereka,” ujarnya.
Kombes Pol Andy Rifai juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang bertugas dengan penuh dedikasi dan keikhlasan meski jauh dari keluarga.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim juga berpesan agar pengabdian tersebut menjadi sarana mempererat persaudaraan antara masyarakat Aceh dan Brimob Kaltim.
“Teruslah berbuat baik, jaga sikap humanis, dan kehormatan kesatuan. Jadikan setiap pengabdian sebagai ladang ibadah sesuai dengan motto kita, Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” tutupnya.
Penulis: Aprianto




