PPU — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi membuka pendaftaran Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Seleksi ini menjadi kesempatan bagi pelajar tingkat SMA/sederajat untuk berpartisipasi dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Transparansi Paskibraka yang dapat diakses pada laman resmi https://paskibraka.bpip.go.id. Masa pendaftaran dibuka mulai 27 Februari hingga 13 Maret 2026.
Kepala Bakesbangpol PPU, Agus Dahlan, menyampaikan bahwa seleksi Paskibraka tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan fisik, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
“Seleksi Paskibraka bukan sekadar mencari siswa dengan fisik yang baik, tetapi juga generasi muda yang memiliki disiplin, nasionalisme, serta integritas tinggi,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, program Paskibraka merupakan bagian dari pembinaan ideologi Pancasila sekaligus penguatan karakter kepemimpinan bagi pelajar agar memiliki semangat kebangsaan yang kuat.
Adapun sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta antara lain Warga Negara Indonesia (WNI), pelajar kelas X SMA/sederajat, serta berusia minimal 16 tahun dan maksimal 18 tahun pada 17 Agustus 2026.
Peserta juga diwajibkan memperoleh izin tertulis dari kepala sekolah serta orang tua atau wali, memiliki nilai akademik minimal kategori baik, serta dalam kondisi sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan kesehatan.
Selain itu terdapat ketentuan tinggi badan ideal, yakni putra 170–180 cm dan putri 165–175 cm, serta memiliki berat badan yang proporsional sesuai ketentuan seleksi.
Calon peserta juga diwajibkan menandatangani surat pernyataan kesediaan mematuhi seluruh aturan program Paskibraka.
Agus Dahlan memastikan seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan secara transparan dan berjenjang sesuai standar nasional yang ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Sistem pendaftaran digital diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas sekaligus memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh pelajar di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Bakesbangpol PPU pun mengajak para pelajar yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang pembentukan karakter sekaligus kebanggaan bagi daerah.
“Menjadi Paskibraka bukan hanya tentang mengibarkan bendera, tetapi juga membangun jiwa kepemimpinan, disiplin, dan cinta tanah air,” pungkasnya.
Pewarta: DeddyPz
Editor: Agus S





