UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 di SDN 001 Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan ini dibuka Sekretaris Disdikbud Mahulu, Bungai, yang membacakan sambutan tertulis Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan. Hadir dalam kegiatan tersebut para kepala sekolah dan operator satuan pendidikan dasar se-Kabupaten Mahakam Ulu.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menegaskan bahwa setiap anak di Kabupaten Mahakam Ulu berhak memperoleh pendidikan yang berkualitas dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Setiap anak di Kabupaten Mahakam Ulu berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Untuk mewujudkannya, kita membutuhkan sistem yang mampu mengukur capaian belajar secara objektif dan terstandar,” ujar Bungai.
Menurutnya, tanpa pengukuran yang akurat, peningkatan mutu pendidikan sulit dilakukan secara tepat sasaran. Data hasil belajar yang valid menjadi dasar penting bagi sekolah maupun pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi dan merumuskan kebijakan yang lebih efektif.
Pelaksanaan TKA Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Mahulu karena merupakan implementasi perdana di daerah tersebut. Mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025, TKA ditetapkan sebagai instrumen penilaian terstandar yang wajib diselenggarakan pemerintah daerah sesuai Standar Nasional Pendidikan.
Namun demikian, sejumlah tantangan turut menjadi perhatian. Jadwal nasional pelaksanaan pada April 2026 dinilai memberikan waktu persiapan yang relatif terbatas. Selain itu, kondisi geografis Mahulu, ketersediaan jaringan internet yang belum merata, serta kesiapan sumber daya manusia di satuan pendidikan menjadi faktor krusial yang harus diantisipasi.
“Kondisi geografis Mahakam Ulu, keterbatasan jaringan internet, serta kesiapan SDM di sekolah harus kita antisipasi bersama. Sinergi dan kesiapan sejak dini menjadi kunci keberhasilan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan, pendampingan, dan pengawasan secara intensif oleh Disdikbud, khususnya Seksi Pendidikan Dasar, agar pelaksanaan TKA berjalan konsisten dan berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan.
Melalui sosialisasi ini, Pemkab Mahulu berharap seluruh kepala sekolah dan operator dapat menjalankan peran secara optimal, sehingga pelaksanaan TKA mampu menghasilkan data yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perbaikan mutu pembelajaran di masa mendatang. (MK)
Editor: Agus S





