spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kemenag Balikpapan Telah Tetapkan Zakat Fitrah dan Fidyah Ramadan 1446 H

BALIKPAPAN – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan telah menetapkan besaran zakat fitrah pada ramadan 1446 Hijriah. Dimana penetapan ini dilakukan melalui rapat bersama lintas sektor, termasuk para ulama dan berdasarkan data dari Dinas Perdagangan Kota Balikpapan.

Kepala Kantor Kemenag Balikpapan, Masrivani, mengatakan bahwa penetapan besaran zakat fitrah ini berdasarkan beras seberat 3 kilogram atau bila dikonversi menjadi nilai rupiah maka berkisar di harga Rp 48 ribu hingga Rp 54 ribu untuk satu jiwanya.

“Kami menetapkan untuk zakat fitrah ramadan 1446 Hijriah untuk Kota Balikpapan berupa makanan pokok, yakni beras seberat 3 kilogram,” ujarnya, Kamis (6/3/2025).

Lebih lanjut Masrivani menjelaskan, terdapat tiga kategori nominal yang ditentukan untuk zakat fitrah 1446 Hijriah, yakni batas tertinggi Rp 54 ribu per jiwa, batas sedang Rp 51 ribu per jiwa dan batas terendah Rp 48 ribu per jiwa. Pembayaran zakat fitrah dalam bentuk rupiah, tetap harus mengacu pada harga beras yang dikonsumsi oleh masing-masing individu.

“Jika seseorang sehari-harinya mengkonsumsi beras dengan harga lebih tinggi dari ketetapan tersebut, maka disarankan membayar sesuai dengan harga yang ia konsumsi,” jelasnya.

Baca Juga:   Tiba di Balikpapan, Gubernur Akan Fokus Sinergi dan Efisiensi Pembangunan

Masrivani mencontohkan, bila seseorang mengkonsumsi beras premium dengan nilai tertinggi, artinya individu tersebut harus membayar zakat fitrah seharga Rp 54 ribu. Begitu juga untuk kategori sedang dan rendah, menurutnya nominal zakat fitrah di ramadan 1446 Hijriah mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan tahun lalu.

“Tahun lalu, kita hanya menetapkan satu kategori, yaitu Rp 48 ribu per jiwa,” tambahnya.

Masrivani menegaskan, perubahan nominal itu terjadi mengingat harus menyesuaikan dengan kondisi pasar, dimana masyarakat memiliki kebiasaan konsumsi beras yang beragam, baik premium maupun medium. Dengan penetapan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami dan memenuhi kewajiban zakat fitrah serta fidyah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Kita juga sudah menetapkan untuk besaran zakat fidyah yaitu zakat pengganti bila tidak berpuasa. Adapun besaran fidyah tahun ini ditetapkan sesuai dengan standar makanan pokok, yaitu satu mud atau setara dengan 750 gram beras. Bila dikonversi ke dalam rupiah, nilai fidyah ditetapkan sebesar Rp 35 ribu per hari,” tutup Masrivani.

Baca Juga:   Balikpapan Fun Run 2025, Semangat Olahraga dan Silaturahmi Dalam Akselerasi Pembangunan Kota

Penulis: Aprianto

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img