spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Karang Jati, Sempat Terdengar Suara Ledakan

BALIKPAPAN – Musibah kebakaran terjadi di Kota Balikpapan, tepatnya di RT 3 Kelurahan Karang Jati, Balikpapan Tengah pada Selasa (11/3/2025) sekitar pukul 12.10 Wita. Kobaran api disertai kepulan asap, berasal dari salah satu rumah warga bernama Yayuk, yang dimana juga menjual sembako serta gas lpg.

Salah seorang warga, Mariyati, mengatakan bahwa saat kejadian dirinya sedang melayat ke salah satu rumah warga di dekat lokasi kejadian. Ia pun mendengar suara teriakan dari warga jika tengah terjadi kebakaran. Sehingga ia pun langsung berlari menyelamatkan diri.

“Kan awalnya saya dari orang meninggal. Orang-orang dibelakang teriak-teriak, kebakaran-kebakaran sambil lari. Saya ketakutan, jadi ikut lari juga. Disitu api sudah ngepul asap tebal,” ujarnya.

Saat warga berlarian, Mariyati sempat mendengar suara ledakan. Ledakan tersebut berasal dari dalam rumah Yayuk dan di duga itu adalah tabung gas lpg yang di jualnya. “Dia (Yayuk) jualan. Mungkin ketidur kah, dia ada didalam. Tadi itu dia di bawa ambulan,” jelasnya.

Pemilik rumah bernama Yayuk pun menjadi korban dalam musibah kebakaran. Dimana tangannya mengalami luka bakar dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

Baca Juga:   Calon Gubernur Kaltim Diperbolehkan Gunakan Bahasa Daerah saat Kampanye

Terpisah, Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali, mengatakan bahwa dalam melakukan pemadaman api personel menggunakan alat khusus. “Karena asap tebal kami menggunakan alat Self Contained Breathing Apparatus, karena asap kan tadi tebal sekali,” ujarnya.

Usman mengaku, seluruh unit damkar dari 6 UPT yang berjumlah 12 unit dibantu dari TNI-Polri serta relawan dalam memadamkan api ini. “Kendala tadi adalah karena kejadian ini siang hari dan lokasi berada di dekat jalan protokol, jadi unit kami sedikit terkendala oleh padatnya aktifitas masyarakat,” jelasnya.

Untuk korban Usman Ali memastikan dalam kondisi selamat dan telah mendapat perawatan medis di rumah sakit. Sementara kerugian, ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Penulis: Aprianto

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img