spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jalur Vital Hulu Kukar Rusak Parah, Aksi Swadaya Jadi Penyelamat

TENGGARONG – Kerusakan berat di jalan poros penghubung Kecamatan Kota Bangun menuju Kenohan memicu aksi swadaya dari berbagai pihak. Tanpa menunggu perbaikan resmi, perusahaan perkebunan bersama PT Agro Bumi Kaltim (ABK) dan komunitas sopir bahu-membahu menimbun lubang besar dengan batu dan koral agar kendaraan tetap dapat melintas.

Informasi mengenai perbaikan mandiri tersebut ramai beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah foto memperlihatkan pekerja dan sopir menyusun material di badan jalan yang berlumpur, terutama pada titik terdalam yang rawan membuat kendaraan terperosok.

Kepala Desa Teluk Muda, Aladin, mengaku mengetahui kabar tersebut dari media sosial. “Saya juga baca di media sosial. Katanya ada dari ABK yang menutup lubang dengan batu. Kalau laporan resmi ke desa belum ada,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (26/2/2026).

Ia menyebut, dalam beberapa hari terakhir kondisi jalan poros Kota Bangun–Kenohan memang mengalami kerusakan cukup parah akibat curah hujan tinggi yang hampir turun setiap malam.

“Lumayan parah. Karena hujan hampir tiap malam, jadi makin dalam dan berlumpur,” katanya.

Baca Juga:   Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53, Ketua TP PKK Balikpapan Ajak Kader Bergerak Bersama Wujudkan Indonesia Emas

Aladin memperkirakan panjang ruas yang mengalami kerusakan signifikan hampir mencapai lima kilometer. Kondisi tersebut menghambat aktivitas warga dan distribusi barang. Beberapa kendaraan bahkan dilaporkan terjebak di kubangan lumpur hingga menyebabkan antrean panjang.

“Kemarin ada yang nyangkut, jadi yang lain tidak bisa lewat. Padahal ini akses satu-satunya ke Kenohan, Kemang Janggut, Tabang, bahkan ke Kutai Barat lewat sini,” jelasnya.

Meski belum menerima laporan resmi terkait aksi swadaya tersebut, pemerintah desa berharap ada percepatan penanganan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Aladin mengaku mendengar kabar bahwa sebelum Hari Raya Idulfitri, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, bersama wakilnya berjanji akan melakukan perbaikan jalan tersebut.

“Mudah-mudahan dari pemerintah kabupaten bisa secepatnya ada pembangunan atau pemeliharaan jalan sebelum hari raya,” harapnya.

Jalan poros Kota Bangun–Kenohan merupakan jalur vital penghubung antar kecamatan di wilayah hulu Kukar. Setiap gangguan di ruas ini berdampak langsung pada distribusi logistik, hasil perkebunan, hingga mobilitas masyarakat lintas wilayah.

Aksi swadaya perusahaan dan komunitas sopir menjadi solusi sementara agar akses tetap terbuka, sembari menunggu penanganan permanen dari pemerintah daerah. (MK)

Baca Juga:   Wali Kota Apresiasi PTMB Telah Berinovasi Dalam Pemenuhan Air Bersih

Editor: Agus S

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img