spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

HALIF Fashion Kareem Siap Konsisten Jadi Event Tahunan Modest Wear

SAMARINDA – Panggung fashion Ramadan di Kalimantan Timur resmi mencapai puncaknya. HALIF (Halal Lifestyle) Fashion Kareem 2026 sukses menggelar peragaan busana spektakuler di Temindung Hub Samarinda, Minggu (1/3/2026), dengan menghadirkan 30 desainer, 90 model, dan total 170 busana yang memukau pengunjung hingga larut malam.

Event yang digagas Fascreeya dan Kalland Project ini menjadi acara pamungkas dalam rangkaian Kampung Ramadan Temindung. Selama tiga hari, HALIF tak hanya menghadirkan fashion show, tetapi juga workshop kreatif, beauty class, hingga talk show bertema wastra dan industri fashion.

Founder Fascreeya, Anas Maghfur, menyebut pelaksanaan tahun ini merupakan edisi kedua setelah sebelumnya mengusung tema Teras Fashion Kareem.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Total ada 170 busana yang diperagakan selama dua hari. Harapan kami, HALIF bisa konsisten menjadi event tahunan modest wear di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Sebanyak 30 desainer dari berbagai daerah seperti Berau, Sangatta, Bontang, Penajam Paser Utara, Samarinda, hingga Tenggarong ambil bagian. Karya mereka diperagakan oleh 90 model yang telah melalui proses audisi dari lebih 100 peserta, baik luring maupun daring.

Baca Juga:   KPI Unit Balikpapan Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-117 dengan Semangat Persatuan dan Transformasi

Tak hanya desainer profesional, pelajar SMK jurusan Tata Busana juga diberi ruang tampil. Di antaranya SMK 1 Sangatta Utara, SMKN Tenggarong, SMK 3 dan SMK 14 Samarinda. Kehadiran siswa ini menjadi bukti pembinaan ekosistem fashion yang berkelanjutan.

Salah satu model yang mencuri perhatian adalah Vanessa, model asal Kenya yang turut tampil di panggung HALIF.

“Pengalaman luar biasa. Ini menjadi penanda eksistensi desainer dan model lokal. Saya menantikan event yang lebih besar lagi ke depan,” katanya.

Selain peragaan busana, HALIF 2026 juga menghadirkan workshop menghias goodie bag dengan sulam dan payet, menghias toples Lebaran, desain kaos anak, hingga workshop fashion design bersama desainer lulusan Islamic Fashion Institute Bandung. Talk show bertema wastra pun memperkaya wawasan pelaku industri kreatif.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, yang membuka resmi acara, menegaskan HALIF merupakan bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif, khususnya sektor wastra.

“Kita ingin lewat HALIF ada penguatan ekosistem wastra sebagai sektor unggulan ekonomi kreatif Kaltim. Kolaborasi seperti ini harus berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga:   HUT ke-129 Kota Balikpapan, Wali Kota Ajak Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Global

Antusiasme pengunjung terlihat sejak sore hingga melewati pukul 23.00 WITA. HALIF Fashion Kareem 2026 tak sekadar menjadi ajang peragaan busana, tetapi momentum konsolidasi desainer, model, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif untuk naik kelas.

Dengan kolaborasi lintas komunitas dan dukungan pemerintah, HALIF Fashion Kareem diproyeksikan menjadi agenda tahunan yang memperkuat posisi Kaltim dalam peta modest wear nasional.(MK)

Editor: Agus S

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img