Disporapar Balikpapan Pastikan Pelayanan Terjaga di Objek Wisata

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memberikan perhatian serius terhadap geliat pariwisata selama momentum libur Idulfitri 1447 Hijriah. Lonjakan jumlah pengunjung di sejumlah destinasi wisata mendorong Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) turun langsung ke lapangan guna memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga.

Monitoring dilakukan pada Selasa (24/3/2026) di beberapa titik wisata, salah satunya kawasan Kampoeng Pasir. Dalam kegiatan tersebut, Disporapar memeriksa berbagai aspek yang berkaitan langsung dengan kenyamanan pengunjung, mulai dari kebersihan lingkungan, kelayakan fasilitas, hingga kualitas pelayanan di lokasi wisata.

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Balikpapan, Natalia Y. Banjarnahor, mengatakan bahwa pengawasan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk menjaga citra pariwisata kota. Menurutnya, pengalaman wisatawan selama masa libur Lebaran sangat berpengaruh terhadap penilaian mereka terhadap Balikpapan sebagai destinasi wisata.

“Yang kami jaga itu rasa nyaman pengunjung. Jangan sampai orang datang jauh-jauh, tapi pulang dengan kesan buruk,” ujarnya.

Selain kenyamanan, aspek keamanan juga menjadi fokus utama. Tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang berpotensi menimbulkan berbagai risiko, sehingga diperlukan pengawasan ekstra agar situasi tetap kondusif.

Baca Juga:   Satlantas Polresta Balikpapan Sasar 11 Pelanggaran Selama Ops Patuh Mahakam 2024

Disporapar juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kualitas pariwisata. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan pelaku usaha, pengelola destinasi, serta masyarakat sekitar.

“Sinergi ini dinilai penting untuk menciptakan suasana wisata yang tertib, aman, dan ramah bagi pengunjung, khususnya wisatawan dari luar daerah yang turut memberikan dampak ekonomi bagi warga setempat,” jelasnya.

Lebih jauh, Disporapar mendorong pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga mengedepankan nilai budaya lokal, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan sebagai daya tarik utama.

“Hasil monitoring ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas layanan pariwisata ke depan, sehingga Balikpapan dapat terus menjadi destinasi unggulan yang memberikan pengalaman positif bagi setiap pengunjung,” tutupnya.

Penulis: Aprianto

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img