BALIKPAPAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar di Kota Balikpapan terus diperluas dengan kolaborasi berbagai pihak. Selain program yang dijalankan Pemerintah Kota Balikpapan, kini Polda Kalimantan Timur juga berinisiatif menambah manfaat bagi para siswa melalui program SPPG yang sedang dalam tahap persiapan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik) Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik inisiatif dari Kapolda Kalimantan Timur yang akan memberikan manfaat serupa bagi siswa di beberapa sekolah.
“Setiap hari ada sekitar 3.000 lebih pelajar yang menerima manfaat dari program ini. Tadi sudah disebutkan, seperti di SMP 2 dan beberapa sekolah lainnya, dengan total kurang lebih 3.300 pelajar per hari,” ujarnya.
Lebih lanjut Irfan Taufik menjelaskan, Pemkot Balikpapan sendiri telah menjalankan program MBG bagi 9.000 pelajar. Program ini berbeda dengan yang akan dijalankan oleh Polda, yang saat ini masih dalam tahap pembangunan fasilitas SPPG dan diperkirakan baru bisa berjalan dalam tiga hingga empat bulan ke depan.
Kadisdikbud Kota Balikpapan juga menyoroti pentingnya kesiapan penyedia layanan katering yang akan berpartisipasi dalam program ini. Hingga saat ini, sudah ada tiga katering yang terdaftar di Badan Ketahanan Nasional (BKN), namun baru satu yang telah beroperasi setelah peluncuran resmi.
“Saat pertemuan pertama, sudah ada tiga katering yang terdaftar. Saat ini baru satu yang berjalan, sementara dua lainnya masih dalam tahap persiapan. Satu berlokasi di Jalan Mula Warman, Sepinggan, dan satu lagi di Jalan MT Haryono, Dam,” jelasnya.
Irfan berharap, dalam waktu dekat, kedua katering tersebut dapat segera beroperasi sehingga lebih banyak siswa bisa menerima manfaat dari program ini.
“Kami saat ini fokus memastikan katering-katering yang mendaftar di BKN bisa segera menyelesaikan administrasi dan kesiapan dapurnya. Dengan begitu, anak-anak kita bisa segera mendapatkan manfaat dari program makan bergizi gratis ini,” tambahnya.
Ia juga menegaskan, bahwa dari sisi data, Pemkot Balikpapan telah mempersiapkan semua kebutuhan teknis, termasuk pemetaan area sekolah yang akan menerima manfaat, alamat, jumlah pelajar penerima, hingga mekanisme distribusi.
“Dengan kolaborasi antara Pemkot Balikpapan, BKN, dan Polda Kaltim, diharapkan program makan bergizi gratis ini dapat berjalan lebih luas dan efektif, sehingga semakin banyak pelajar yang terbantu dalam mendapatkan asupan gizi yang memadai,” tutupnya.
Penulis: Aprianto