BALIKPAPAN – Suasana hangat Ramadan terasa di lingkungan PT Angkasa Pura Indonesia. Melalui manajemen Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, perusahaan kembali menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim yang dirangkai dengan buka puasa bersama, Kamis (26/2/2026).
Sebanyak sekitar 110 anak yatim piatu dari enam yayasan di Balikpapan menerima bantuan dalam kegiatan yang menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut. Acara ini tidak hanya menjadi momentum berbagi, tetapi juga mempererat hubungan antara pengelola bandara dengan masyarakat sekitar.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, Iwan Winaya Mahdar, mengatakan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian perusahaan, khususnya kepada warga yang tinggal di kawasan keselamatan operasional penerbangan.
“Ramadan menjadi momen yang tepat untuk berbagi. Kami ingin kehadiran bandara juga memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Selain santunan, kegiatan tersebut juga diisi dengan buka puasa bersama jajaran manajemen, karyawan, Regional 6, serta komunitas bandara. Meski digelar secara sederhana karena keterbatasan ruang, suasana kebersamaan tetap terasa kuat.
Menurut Iwan, proses penentuan penerima santunan telah melalui survei dan verifikasi lapangan oleh panitia. Ia memastikan program ini tidak berhenti pada Ramadan saja, melainkan akan terus berlanjut dalam bentuk kegiatan sosial lainnya.
“Program tersebut juga mencakup dukungan di bidang kesehatan, perbaikan fasilitas umum, edukasi, hingga sosialisasi keselamatan penerbangan,” jelasnya.
Manajemen bandara secara rutin mengingatkan masyarakat agar tidak menerbangkan layang-layang, menggunakan laser, maupun mengoperasikan drone di sekitar area bandara. Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan penerbangan dan kelancaran operasional.
“Kami ingin masyarakat merasa memiliki bandara ini. Operasional penerbangan yang aman dan lancar juga sangat dipengaruhi oleh dukungan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Melalui kegiatan berbagi di bulan suci ini, Angkasa Pura Indonesia berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi aktivitas penerbangan di Balikpapan.
Penulis: Aprianto





