BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan menggelar Gebyar UMKM 2025 acara yang digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) DOME, pada tanggal 12-14 Agustus 2025, dengan tema “Wirausaha Tumbuh, UMKM Tangguh, Indonesia Maju,” menghadirkan 48 tenant UMKM yang menampilkan produk-produk kreatif dari berbagai sektor, terutama kuliner dan kerajinan khas lokal.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengatakan bahwa Gebyar UMKM 2025 merupakan momentum strategis dalam memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian daerah di tengah geliat pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang semakin pesat.
“UMKM bukan sekadar pelaku usaha kecil, tapi kekuatan ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan posisi strategis Balikpapan sebagai pintu gerbang IKN, UMKM kita punya peluang besar untuk tumbuh dan berkembang,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).
Lebih lanjut Wali Kota Balikpapan menjelaskan, kegiatan ini merupakan peluang besar yang terbuka lebar bagi pelaku UMKM, khususnya di sektor kuliner yang kian diminati penduduk dan pengunjung. Ragam inovasi kuliner seperti soto khas, ikan bakar, dan olahan daging menjadi daya tarik sekaligus ikon wisata kuliner Balikpapan.
“Kami optimis, dengan terus didorongnya inovasi dan dukungan pemerintah, UMKM di Balikpapan akan mampu menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh,” jelasnya.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Perdagangan (DKUMKMP) Balikpapan, Heruressandy, menambahkan partisipasi luar biasa dari hampir seribu pelaku UMKM yang mengikuti lomba kuliner, souvenir, dan jualan live online dalam gebyar ini.
“Jadi UMKM sektor kreatif ada 600, peserta pesta rasa balikpapan ada 45 orang yang terdiri 18 profesional dan 27 yang umum. Lomba souvenir ada 20 orang, lomba yang jualan live online 43 orang dan peserta yang tergabung dalam acara pembukaan ada 200 orang terdiri dari fashion show dekranasda ada 18 fashion dengan model 36 orang membawakan design mereka,” tambahnya.
Selain itu, fashion show Dekranasda juga menambah semarak acara dengan menampilkan karya lokal yang unik dan inovatif.
Para pemenang lomba kuliner akan difasilitasi agar produknya dapat masuk ke pasar yang lebih luas seperti restoran, hotel, dan warung makan, sehingga cita rasa Balikpapan semakin dikenal. Sementara produk souvenir terbaik akan ditawarkan ke institusi pemerintah dan swasta sebagai oleh-oleh khas daerah.
Gebyar UMKM ini juga menekankan penggunaan bahan baku lokal seperti singkong dan ikan sebagai upaya mendukung keberlanjutan ekonomi dan kearifan lokal.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Wali Kota bersama Wakil Ketua Dekranasda Balikpapan, Siti Kotijah, dan Kepala DKUMKMP menyerahkan sejumlah sertifikat halal, sertifikat merek, serta kartu BPJS Ketenagakerjaan dan kartu binaan kepada para pelaku UMKM rentan di berbagai kecamatan.
Dengan gebyar ini, Balikpapan berharap UMKM terus menjadi motor penggerak ekonomi yang kuat, inovatif, dan berdaya saing di tengah transformasi besar kota ini menuju masa depan yang lebih maju.
Penulis: Aprianto




