SP PLN UID Kaltimra Lantik Pengurus Baru Periode 2026-2030, Perkuat Hubungan Industrial dan Kedaulatan Energi

BALIKPAPAN – Serikat Pekerja PT PLN (Persero) atau SP PLN resmi mengukuhkan dan melantik pengurus baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) SP PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) masa bakti 2026-2030 di Kantor PLN UID Kaltimra, Selasa (22/7/2026).

Mengusung tema “Wujudkan Hubungan Industrial yang Harmonis untuk Mempertahankan Kedaulatan Energi Nasional”, pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan organisasi pekerja di wilayah strategis yang berperan penting dalam mendukung pasokan energi bagi masyarakat, dunia usaha, hingga pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dalam pelantikan tersebut, Anggriawan Reza Kusuma resmi menjabat sebagai Ketua DPD SP PLN UID Kaltimra periode 2026-2030 bersama jajaran pengurus baru. Acara diikuti pegawai PLN dari berbagai unit kerja di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, baik secara langsung maupun daring.

Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Timur, Rozani Erawadi, yang mewakili Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor. Dalam kesempatan itu, Afriansyah menyampaikan ucapan selamat melalui tayangan video kepada pengurus yang baru dilantik.

Baca Juga:   Gelar Rakor Bersama Stakeholeder, Bawaslu Bahas Penegakan Hukum Hingga Netralitas

Dalam pesannya, Afriansyah berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas, memperkuat organisasi, serta membangun kemitraan yang baik dengan manajemen perusahaan.

“Keandalan sektor ketenagalistrikan tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh hubungan industrial yang harmonis, melalui dialog sosial yang terbuka, saling menghormati, dan saling percaya,” ujar Afriansyah Noor.

Menurutnya, SP PLN memiliki peran strategis sebagai mitra perusahaan dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlangsungan usaha untuk mendukung ketahanan energi nasional.
Pelantikan juga mendapat perhatian dari Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, yang hadir secara virtual melalui Zoom. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai aspirasi pekerja PLN, termasuk terkait evaluasi skema Take or Pay dan tata kelola Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

Said Iqbal menyinggung arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna yang menekankan pentingnya pengelolaan sektor strategis sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.

“Hubungan industrial yang sehat, dengan dialog yang terbuka antara pekerja dan manajemen, adalah kunci menjaga PLN sebagai penopang kedaulatan energi bangsa,” ujarnya.

Baca Juga:   Pemkot Balikpapan Buka Akses Aplikasi REAKSI, Wujud Nyata Pemerintahan Terbuka dan Akuntabel

Acara tersebut juga dihadiri Executive Vice President HSC PLN Galih Chrissetyo yang mewakili manajemen pusat PT PLN (Persero), General Manager PLN UID Kaltimra Muchamad Chaliq Fadli, jajaran Ketua DPD SP PLN dari wilayah lain, perwakilan FORKOM SP-SEKAR BUMN, serta unsur Forkopimda dari TNI, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan Polda Kaltim.

Sementara itu, Ketua Umum SP PLN, M. Abrar Ali, menegaskan bahwa jabatan dalam organisasi pekerja merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan ini adalah amanah, bukan sekadar jabatan organisasi. Jagalah komunikasi dengan anggota di lapangan, jagalah soliditas dengan DPD-DPD tetangga, dan jagalah marwah organisasi ini sebagai mitra strategis manajemen,” jelasnya.

Abrar juga mengungkapkan sejumlah isu strategis yang tengah dikawal SP PLN bersama DPD di seluruh Indonesia. Di antaranya persoalan kelebihan pasokan listrik akibat skema Take or Pay dengan sejumlah Independent Power Producer (IPP), isu power wheeling, restrukturisasi holding-subholding, kepastian status tenaga alih daya, hingga usulan standardisasi usia pensiun pekerja BUMN dari 56 menjadi 58 tahun.

Baca Juga:   2.400 Personel Dikerahkan Amankan Presiden di Balikpapan

Ketua DPD SP PLN UID Kaltimra yang baru, Anggriawan Reza Kusuma, menyatakan siap menjalankan amanah organisasi dan memperkuat sinergi antara pekerja dengan manajemen.

“Amanah ini kami terima dengan penuh rasa syukur sekaligus tanggung jawab. Kami akan bekerja mewujudkan hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan manajemen, sekaligus menjaga soliditas seluruh anggota SP PLN di Kaltimra demi mempertahankan kedaulatan energi nasional,” ujarnya.

Usai pelantikan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan agenda SP PLN Sapa Pegawai, yang menjadi wadah bagi pengurus baru untuk berdialog langsung dan menyerap aspirasi anggota SP PLN UID Kaltimra dari berbagai unit kerja.

Penulis: Aprianto

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img