PTMB Lakukan Interkoneksi Pipa Air Baku, Distribusi Air IPA Kampung Damai Terganggu Sementara

BALIKPAPAN – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) melaksanakan pekerjaan interkoneksi pipa transmisi air baku berdiameter 600 milimeter (ductile) dengan pipa eksisting menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kampung Damai pada Selasa (14/7/2026). Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya penguatan infrastruktur untuk meningkatkan keandalan layanan air bersih kepada masyarakat.

Pekerjaan dijadwalkan dimulai pukul 10.00 Wita di Jalan Mukmin Faisal (Karetan), Kilometer 9, dengan estimasi durasi selama 1 x 24 jam hingga seluruh proses interkoneksi selesai.

Interkoneksi tersebut menjadi salah satu langkah strategis PTMB dalam memperkuat sistem transmisi air baku. Selain menghubungkan jalur pipa baru dengan jaringan yang telah beroperasi, pekerjaan ini juga bertujuan mengurangi potensi gangguan produksi akibat kebocoran yang selama ini kerap terjadi di lokasi tersebut.

Direktur Operasional PTMB, Ali Rachman AS, mengatakan pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program peremajaan infrastruktur yang telah ditinjau bersama Wali Kota Balikpapan.

Menurutnya, interkoneksi pipa tidak hanya memperkuat jaringan air baku menuju IPA Kampung Damai, tetapi juga menciptakan sistem transmisi yang lebih fleksibel sehingga kontinuitas pasokan tetap terjaga apabila terjadi gangguan pada salah satu jalur.

Baca Juga:   Kembali ke Stadion Batakan, Warga Berharap Persiba Bisa Kembali ke Liga 2 dan Liga 1 Indonesia

“Dengan infrastruktur yang semakin andal, PTMB optimistis kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat akan semakin meningkat,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Selama proses pekerjaan berlangsung, operasional produksi di IPA Kampung Damai akan dihentikan sementara. Akibatnya, distribusi air ke sejumlah wilayah yang dilayani oleh instalasi tersebut akan mengalami gangguan hingga pekerjaan selesai.

“PTMB mengimbau seluruh pelanggan untuk menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai sebagai persediaan selama penghentian sementara distribusi,” jelasnya.

Manajemen PTMB menyadari penghentian sementara layanan dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan. Namun, pekerjaan ini dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk menghadirkan sistem distribusi air yang lebih kuat, mengurangi risiko gangguan, serta meningkatkan kontinuitas pelayanan air minum di Kota Balikpapan.

“PTMB juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas pengertian dan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas layanan air bersih secara berkelanjutan,” tutupnya.

Penulis: Aprianto

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img