Otorita IKN Perkuat Budaya Kerja Sehat Lewat Edukasi Jantung

NUSANTARA – Produktivitas kerja berawal dari tubuh yang sehat. Menyadari pentingnya menjaga kesehatan pegawai, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Rumah Sakit Mayapada Nusantara menggelar Health Talk bertema “Jantung Sehat untuk Produktivitas Kerja: Kenali Risiko, Ubah Kebiasaan, dan Mulai Skrining Sejak Dini” di Ruang Serbaguna Kantor Kementerian Koordinator 3 Tower 1, Nusantara, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan ini mengajak ASN dan para pekerja di kawasan IKN untuk lebih mengenali faktor risiko penyakit jantung yang kerap berkembang tanpa gejala. Selain edukasi dari dokter spesialis jantung, peserta juga memperoleh pemeriksaan kolesterol dan konsultasi kesehatan sebagai langkah deteksi dini.

Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, mengatakan kesehatan menjadi modal utama dalam menjaga produktivitas, terlebih di tengah percepatan pembangunan IKN.

“Kalau ingin produktif, maka harus sehat. Sehat dan produktif adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Ketika kesehatan terjaga, kita dapat bekerja lebih optimal untuk menyelesaikan setiap tahapan pembangunan IKN,” ujarnya.

Menurut Suwito, hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) di IKN yang dilaksanakan sebelumnya menunjukkan masih tingginya faktor risiko penyakit tidak menular. Sebanyak 46,4 persen peserta memiliki kadar kolesterol tinggi, 30,2 persen mengalami kadar asam urat tinggi, dan 17,1 persen memiliki tekanan darah tinggi. Temuan tersebut menunjukkan pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat bagi para pegawai.

Baca Juga:   Wisata ke IKN Kini Bisa Sekalian Tanam Pohon Endemik Kalimantan

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Rumah Sakit Mayapada Nusantara, dr. Farah Alkatiri, M.M., M.PH., FISQua, menilai kesehatan pekerja merupakan investasi jangka panjang bagi organisasi.

“Karyawan adalah aset organisasi. Ketika kesehatan mereka terjaga, produktivitas pun meningkat. Karena itu, kami terus berkomitmen mendukung Otorita IKN melalui berbagai program promotif dan preventif agar masyarakat dan para pekerja di Nusantara tetap sehat,” ujarnya.

Dalam sesi edukasi, Dokter Spesialis Jantung Rumah Sakit Mayapada Nusantara, dr. Dewi Ayu Paramita, Sp.JP., FIHA, menjelaskan hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, hingga riwayat keluarga merupakan faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Sebagian besar faktor tersebut dapat dikendalikan melalui perubahan gaya hidup dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu munculnya keluhan sebelum memeriksakan diri.

“Jangan menunggu sakit untuk mulai peduli. Skrining membantu kita mengenali risiko lebih awal sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Otorita IKN bersama RS Mayapada Nusantara terus mendorong terbentuknya budaya kerja yang menempatkan kesehatan sebagai bagian dari produktivitas. Dengan jantung yang sehat, ASN dan para pekerja diharapkan mampu menjalankan aktivitas secara optimal untuk mendukung pembangunan Nusantara. (Adv)

Baca Juga:   Sapi Brangus Lokal Sepaku Jadi Hewan Kurban Kepala Otorita IKN

Penulis: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Editor: Agus S.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img