Jalan Mahulu–Kaltara Diminta Dibangun Sesuai Standar Terbaik

UJOH BILANG – Ketua DPRD Mahakam Ulu, Devung Paran, menegaskan pembangunan ruas jalan penghubung Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, dengan Kalimantan Utara harus mengutamakan kualitas agar mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan usai melakukan peninjauan lapangan pada Kamis (2/7/2026). Menurutnya, pembangunan jalan tersebut merupakan langkah strategis yang telah lama dinantikan masyarakat untuk membuka akses dan memperkuat konektivitas antarwilayah di kawasan perbatasan Kalimantan.

“Peninjauan ini tentu kita apresiasi. Ini bentuk komitmen nyata pemerintah bersama DPRD dalam membuka konektivitas antarprovinsi yang selama ini dinantikan masyarakat,” ujar Devung, Senin (6/7/2026).

Ia menegaskan proyek tersebut tidak boleh hanya mengejar target penyelesaian fisik, tetapi juga harus memperhatikan mutu konstruksi agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“DPRD berkomitmen mengawal proyek tersebut. Kami minta kualitas dikedepankan. Jangan asal tembus. Jalan ini harus kuat, tahan puluhan tahun, dan benar-benar aman dilalui masyarakat,” tegasnya.

Menurut Devung, pembangunan yang mengabaikan kualitas berpotensi menimbulkan kerusakan dini hingga meningkatkan risiko bencana, seperti longsor, yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga:   Lapas Kelas II A Balikpapan Bersinergi Dengan TNI-Polri, Gelar Razia Gabungan

Karena itu, DPRD Mahakam Ulu menyatakan akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan proyek hingga seluruh pekerjaan selesai sesuai standar yang ditetapkan.

“Ruas jalan Mahulu–Kaltim–Kaltara diproyeksikan menjadi urat nadi baru penghubung wilayah perbatasan Kalimantan. Namun keberhasilan proyek ini tidak diukur dari tembusnya jalan semata, melainkan dari seberapa lama dan seberapa aman jalan tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat,” tandasnya.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img