Hadapi El Nino, PTMB Siagakan 30 Mobil Tangki Air Bersih

BALIKPAPAN – Guna menjaga pasokan air bersih selama dampak El Nino, Perum Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) akan mengambil langkah dengan menyiagakan 30 mobil tangki. Dimana dampak El Nino tentunya akan mempengaruhi produksi air bersih di kota Balikpapan.

Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, mengatakan bahwa pihaknya akan menyiagakan 30 mobil tangki air bersih untuk memastikan distribusi air tetap berjalan, terutama ke wilayah yang mengalami penurunan suplai air.

“Untuk jumlah armada tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 lalu yang hanya sekitar 10 unit,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

Lebih lanjut Yudhi menjelaskan, penambahan ini dilakukan sebagai respons terhadap turunnya kapasitas produksi air yang saat dampak El Nino hanya berada di kisaran 75 persen.

“Untuk pendistribusian air bersih menggunakan mobil tangki ini akan di fokuskan pada
kawasan terdampak, khususnya Balikpapan Utara dan Balikpapan Barat yang selama ini memiliki keterbatasan sumber air baku,” jelasnya.

Nantinya PTMB, akan memanfaatkan bendali (bendungan pengendali) sebagai sumber air alternatif. Namun, air dari bendali tidak langsung dialirkan ke jaringan perpipaan. Air tersebut harus melalui proses pengolahan terlebih dahulu menggunakan instalasi pengolahan air (IPA) mobile atau mini sebelum didistribusikan ke masyarakat melalui mobil tangki.

Baca Juga:   Pemeliharaan Rutin Kilang Pertamina Unit Balikpapan Sukses Selesai Tepat Waktu

Yudhi menambahkan, PTMB juga menyiapkan sejumlah tandon atau penampungan air di titik-titik strategis guna mempermudah akses masyarakat terhadap air bersih, terutama di wilayah yang mengalami gangguan distribusi paling besar.

Adapun kondisi penurunan produksi air ini tidak terlepas dari dampak fenomena El Nino kuat yang kerap dijuluki “Godzilla”. Fenomena tersebut menyebabkan curah hujan menurun drastis dan berdampak pada berkurangnya debit air baku di waduk serta tampungan air lainnya.

“Dampaknya sangat terasa pada sumber air kita. Beberapa waduk mengalami penurunan debit, sehingga mempengaruhi kapasitas produksi air bersih,” tambahnya.

Fenomena El Nino juga memicu musim kemarau yang lebih panjang, berkurangnya pasokan air permukaan, serta meningkatnya risiko kekeringan di sejumlah wilayah, termasuk Balikpapan. Namun, PTMB memastikan tidak akan membebani biaya tambahan.

“Pelayanan tetap seperti air perpipaan, tidak ada biaya tambahan untuk distribusi tangki,” tutup Yudhi.

Penulis: Aprianto

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img