BALIKPAPAN – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, melakukan kunjungan kerja ke Kodam VI/Mulawarman, Rabu (8/4/2026). Kedatangannya adalah untuk memberi motivasi kepada para pemuda dan pekerja seni di Kalimantan Timur.
Dalam pemaparannya, Raffi Ahmad mengajak generasi muda Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur, untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial secara bijak. Selain itu, ia menekankan pentingnya memperkuat karakter serta nilai-nilai kebangsaan di tengah derasnya arus digitalisasi.
Dalam berbagai kesempatan, Raffi mengaku aktif turun langsung bertemu anak muda melalui forum diskusi, kegiatan komunitas, hingga kolaborasi dengan unsur TNI dan kepolisian. Ia bahkan rutin menghadiri sejumlah agenda setiap pekan untuk menyerap aspirasi sekaligus berbagi pengalaman.
“Biasanya seminggu sekali saya berkeliling ke berbagai kegiatan. Bahkan bisa sampai lima kali dalam seminggu, berkolaborasi dengan TNI, kepolisian, mahasiswa, dan komunitas kreatif,” ujarnya.
Menurutnya, potensi ekonomi kreatif di Indonesia sangat besar. Ia menyebut lebih dari 26 juta tenaga kerja berada di sektor tersebut, sementara lebih dari 190 juta masyarakat aktif menggunakan media sosial. Kondisi ini dinilai menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk berkarya dan memperluas jangkauan melalui platform digital.
Raffi juga menyoroti perubahan pola komunikasi masyarakat yang kini semakin terbuka. Media sosial, kata dia, telah menjadi sarana efektif untuk menyampaikan aspirasi, bahkan langsung kepada pemimpin negara.
Namun demikian, ia mengingatkan agar generasi muda tidak terjebak dalam dampak negatif media sosial. Kemudahan berkomunikasi harus diimbangi dengan ketahanan mental yang kuat.
“Anak muda harus punya mental yang kuat. Jangan sampai media sosial membuat kita mudah tersinggung atau terbawa emosi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Raffi menekankan pentingnya kolaborasi antara komunitas kreatif dengan institusi negara seperti Tentara Nasional Indonesia. Ia menilai nilai disiplin dan nasionalisme yang dimiliki TNI dapat menjadi teladan bagi generasi muda.
Selain fokus pada pendidikan, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga adab, kejujuran, dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.
“Sekolah setinggi mungkin, cari ilmu sebanyak-banyaknya. Tapi jangan lupakan adab. Percuma pintar kalau tidak jujur dan tidak bisa menghargai orang lain,” tutupnya.
Penulis: Aprianto





