Agus Haris: Pengurangan BBM Tidak Ganggu Pelayanan Publik

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang berencana menyesuaikan jatah kupon bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan dinas, seiring rencana penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menyampaikan bahwa setiap kendaraan dinas selama ini telah memiliki alokasi kupon BBM. Namun, dengan berkurangnya mobilitas ASN akibat WFH, jatah tersebut akan disesuaikan.

“Memang ada kupon jatah bensin untuk setiap mobil dinas. Dengan WFH, kemungkinan besar akan dikurangi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, langkah ini menjadi bagian dari strategi efisiensi anggaran yang tengah dilakukan pemerintah daerah. Penggunaan BBM kendaraan dinas dinilai sebagai salah satu komponen yang dapat ditekan tanpa mengganggu pelayanan publik.

“Penghematannya memang di situ, dari penggunaan BBM. Jadi otomatis akan direduksi,” jelasnya.

Meski demikian, Agus Haris menegaskan bahwa pengurangan kupon BBM tidak akan berdampak pada layanan masyarakat. Kendaraan dinas yang digunakan untuk pelayanan langsung maupun tugas lapangan tetap akan mendapatkan penyesuaian sesuai kebutuhan.

“Yang pelayanan tetap jalan, tentu akan disesuaikan. Tidak mungkin kita hambat,” tegasnya.

Baca Juga:   Balikpapan Fest 2025 Hadirkan Ruang Kreatif dan Kolaboratif untuk Generasi Muda dan Pelaku Ekraf

Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga efisiensi belanja daerah sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah perubahan pola kerja ASN. (MK)

Penulis: Syakurah
Editor: Agus S

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img