TPID Kubar Sidak Pasar Nala dan Pasar Jaras

SENDAWAR — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan pemantauan harga serta ketersediaan bahan kebutuhan pokok di dua pasar tradisional di wilayah ibu kota Sendawar, yakni Pasar Nala di Kecamatan Linggang Bigung dan Pasar Jaras di Kecamatan Barong Tongkok.

Pemantauan tersebut dipimpin langsung Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah Kubar sekaligus Sekretaris I TPID Kubar, Kamius Junaidi, serta diikuti sejumlah unsur Forkopimda dan perangkat daerah terkait.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kubar Ridwai, Kabag Ops Polres Kompol Emanuel Teguh Budi Santoso, Danramil 0912-12 Barong Tongkok Lettu Inf Lili, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rion, Kepala Diskominfo Yuli Permata Mora, Kepala Dinas Pertanian Alexander Samson, Kepala Disdagkop-UKM Uji Rinjani, Plt Kepala Dishub, serta Camat Linggang Bigung Christian.

Kamius Junaidi mengatakan pemantauan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Hari ini kita melakukan pemantauan di Pasar Nala Kecamatan Linggang Bigung dan Pasar Jaras Kecamatan Barong Tongkok. Dari hasil pemantauan, stok pangan selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri pada dasarnya tersedia dan mencukupi,” ujarnya kepada pewarta usai melakukan pemantauan di Pasar Jaras, Jumat (14/3/2026) pagi.

Baca Juga:   Motor Ducati Tabrak Spacy di Balikpapan, Satu Tewas dan Kendaraan Terbakar

Menurutnya, meskipun terdapat sedikit kenaikan harga pada beberapa komoditas, kondisi tersebut masih tergolong stabil dan dapat dikendalikan.

Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan adalah cabai. Kamius menjelaskan kenaikan tersebut dipengaruhi oleh kondisi produksi di tingkat petani.

“Kenaikan harga cabai masih dipengaruhi kondisi produksi di tingkat petani. Namun saat ini sejumlah petani di wilayah Linggang Bigung juga tengah memasuki masa panen sehingga ketersediaan stok tetap terjaga,” terangnya.

Ia menambahkan harga cabai rawit yang sebelumnya sekitar Rp40 ribu per kilogram pada awal Februari kini naik menjadi sekitar Rp90 ribu per kilogram.

Sementara beberapa komoditas lain juga mengalami kenaikan harga, seperti bawang merah yang naik sekitar Rp3 ribu menjadi Rp48 ribu per kilogram.

Adapun harga komoditas lainnya di Pasar Nala di antaranya bawang putih Rp40 ribu per kilogram, ikan nila Rp80 ribu per kilogram, ayam potong Rp50 ribu per kilogram, cabai keriting Rp60 ribu per kilogram, telur ayam Rp65 ribu per piring, serta minyak goreng Rp23 ribu per liter.

Baca Juga:   Pemkab Kubar Jadikan Safari Ramadan Momentum Kebersamaan

Sedangkan di Pasar Jaras, harga beras premium isi lima kilogram dijual sekitar Rp90 ribu per sak, telur ayam Rp62 ribu per piring, serta minyak goreng kemasan dua liter sekitar Rp45 ribu.

Kamius menegaskan pemerintah daerah bersama sejumlah dinas terkait seperti Disdagkop-UKM, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Pertanian akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap ketersediaan serta harga bahan pangan di pasaran.

“Kami juga meminta seluruh unsur pemerintah daerah dan DPRD untuk terus memberikan informasi kepada masyarakat terkait stok, harga pangan, serta distribusinya agar masyarakat mengetahui kondisi yang sebenarnya di lapangan,” pungkasnya.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img