Puluhan Botol Miras Disita Saat Operasi Ramadan

SAMARINDA — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda menyita sekitar 60 botol minuman keras dari dua warung kelontong di Jalan Wahid Hasyim saat patroli pengawasan Ramadan, Rabu malam (11/3/2026).

Minuman keras tersebut ditemukan petugas saat melakukan operasi penertiban yang menyasar tempat hiburan malam serta aktivitas perdagangan yang berpotensi melanggar aturan selama bulan suci Ramadan.

Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Anis Siswantini, mengatakan patroli yang dipimpinnya dimulai sekitar pukul 23.00 Wita. Operasi ini merupakan bagian dari pengawasan rutin untuk memastikan masyarakat mematuhi Surat Edaran Wali Kota Samarinda selama Ramadan.

Meski fokus utama patroli adalah pengawasan Tempat Hiburan Malam (THM) dan Tempat Hiburan Umum (THU), petugas juga memantau potensi pelanggaran lain yang bertentangan dengan peraturan daerah.

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan dua warung kelontong atau yang dikenal sebagai “Warung Daeng” yang kedapatan menyimpan dan menjual minuman keras secara tersembunyi di kawasan Jalan Wahid Hasyim.

“Kami mengamankan sedikitnya 60 botol miras dari berbagai merek di dua lokasi warung kelontong di Jalan Wahid Hasyim. Jika ditotal jumlahnya sekitar lima sampai enam dus,” ujar Anis di sela kegiatan.

Baca Juga:   Bendali Hulu Ampal Diproyeksi Mampu Atasi Banjir di Balikpapan

Ia menyayangkan masih adanya pedagang yang nekat menjual minuman keras di tengah suasana Ramadan.

Menurut Anis, tindakan tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga dinilai tidak menghormati umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Saya pribadi merasa sedih. Kenapa dalam situasi seperti ini, di bulan suci Ramadan, masih ada saja yang menyimpan atau menyediakan miras. Padahal kita sedang gencarnya melakukan himbauan dan pengawasan,” katanya.

Seluruh barang bukti minuman keras tersebut langsung diamankan petugas dan dibawa ke kantor Satpol PP Kota Samarinda untuk proses lebih lanjut.

Satpol PP memastikan pengawasan selama Ramadan akan terus dilakukan secara intensif guna menjaga ketertiban umum serta menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img