
PASER — Pemerintah Kabupaten Paser terus memperkuat kemandirian pangan daerah sebagai langkah mengurangi ketergantungan pasokan bahan pangan dari luar wilayah.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang difokuskan pada penguatan ketahanan pangan lokal.
Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari mengatakan pengendalian inflasi tidak hanya dilakukan melalui program rutin, tetapi juga disesuaikan secara responsif dengan dinamika pasar.
Karena itu, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser diminta menajamkan alokasi anggaran yang berorientasi pada penguatan sektor pangan lokal.
“Seluruh perangkat daerah telah kami minta untuk menajamkan anggaran yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan lokal, agar kita bisa lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar daerah,” katanya, Rabu (11/3/2026).
Menurut Ikhwan, Kabupaten Paser memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan peternakan yang dapat menopang kemandirian pangan daerah.
Salah satunya berasal dari sektor peternakan, khususnya sentra produksi telur ayam yang saat ini mampu menghasilkan sekitar 2.328 ton telur per tahun.
Selain itu, sektor pertanian juga menunjukkan capaian yang cukup signifikan. Data produksi tahun 2025 menunjukkan bahwa produksi beras di Kabupaten Paser telah melampaui kebutuhan masyarakat.
Total produksi beras tercatat mencapai 39.350 ton, sementara kebutuhan masyarakat Kabupaten Paser yang dikenal dengan sebutan Bumi Daya Taka hanya sekitar 26.766 ton.
“Produksi beras kita kemarin itu 39.350 ton, sementara kebutuhan masyarakat itu hanya 26.766 ton, jadi kita mengalami surplus 12.584 ton beras,” ujarnya.
Melihat capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Paser berencana meningkatkan nilai tambah hasil produksi pertanian melalui pembangunan fasilitas pengolahan gabah.
Fasilitas yang direncanakan antara lain pengering gabah (dryer) serta Rice Milling Unit (RMU) guna meningkatkan kualitas hasil panen petani sekaligus memperkuat rantai pasok pangan di daerah.
“Melalui fasilitas itu, kita berharap kualitas hasil panen petani dapat meningkat sekaligus memperkuat rantai pasok pangan di daerah,” pungkasnya.
Pewarta: Nash
Editor: Agus S


