SENDAWAR — Program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wilayah Perbatasan (Wiltas) ke-127 Kodim 0912 Kutai Barat (Kubar) kini memasuki tahap akhir. Anggota Satgas TMMD bersama masyarakat melakukan berbagai pekerjaan finishing agar rumah yang dibangun tampak lebih rapi, cantik, dan nyaman untuk ditempati.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Senin (9/3/2026). Pada tahap akhir ini, anggota Satgas TMMD terlihat melakukan pengecatan, merapikan bagian dalam maupun luar rumah, serta memastikan setiap bagian bangunan telah terpasang dengan baik.
Dengan penuh semangat dan kebersamaan, personel Satgas TMMD bersama warga setempat berupaya menyelesaikan pengerjaan rumah tersebut agar segera dapat dimanfaatkan oleh penerima bantuan.
Dansatgas TMMD Wiltas ke-127 Kodim 0912 Kubar, Letkol Inf Doni Fransisco, mengatakan bahwa pengerjaan RTLH saat ini telah mencapai tahap finishing dan hanya tinggal melakukan penyempurnaan pada beberapa bagian bangunan.
“Pengerjaan RTLH saat ini sudah memasuki tahap finishing. Anggota Satgas bersama warga terus bekerja agar hasil pembangunan ini benar-benar maksimal dan rumah bisa segera ditempati oleh pemiliknya,” ujar Doni Fransisco.
Ia menambahkan, program RTLH merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menyediakan hunian yang lebih layak bagi warga yang membutuhkan.
Menurutnya, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong dalam setiap kegiatan pembangunan.
“Melalui program TMMD ini kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat secara langsung. Kebersamaan antara TNI dan rakyat inilah yang menjadi kekuatan utama dalam setiap kegiatan pembangunan di wilayah,” tambahnya.
Dengan semangat kerja sama antara Satgas TMMD dan masyarakat, pengerjaan RTLH tersebut diharapkan segera rampung sesuai target. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini diharapkan dapat menjadi tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman bagi penghuninya.
Pewarta: Ichal
Editor: Agus S





