BALIKPAPAN – Program mudik gratis yang digelar PT PLN (Persero) melalui PLN UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara kembali mendapat respons besar dari masyarakat. Tahun ini, jumlah peserta meningkat signifikan dibandingkan pelaksanaan pada tahun sebelumnya.
Sebanyak 550 warga dipastikan mengikuti program Mudik Bersama PLN 2026 yang merupakan bagian dari program mudik gratis yang diinisiasi oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Program ini bertujuan membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.
Pada Selasa (10/3/2026), ratusan calon pemudik terlihat memadati aula kantor PLN UID Kaltimra untuk mengikuti proses daftar ulang peserta. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor PLN UID Kaltimra di Balikpapan sebagai bagian dari tahapan sebelum keberangkatan.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Kaltimra, Muhammad Meiryandi, mengatakan bahwa program mudik gratis yang diselenggarakan PLN merupakan bagian dari program nasional yang melibatkan berbagai BUMN. Menurutnya, keikutsertaan PLN dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan kepada masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman serta nyaman menjelang Idulfitri.
“Program ini merupakan bagian dari program mudik gratis BUMN. PLN turut berpartisipasi untuk membantu masyarakat agar bisa pulang ke kampung halaman dengan lebih mudah dan aman,” ujarnya.
Muhammad Meiryandi menjelaskan, bahwa minat masyarakat, khususnya dari Balikpapan dan daerah sekitarnya, sangat tinggi. Bahkan, kuota yang disediakan langsung terpenuhi dalam waktu singkat setelah pendaftaran dibuka.
“Tahun ini jumlah peserta mencapai 550 orang. Antusiasme masyarakat luar biasa, karena kuota yang tersedia habis dalam waktu kurang dari 24 jam sejak pendaftaran dibuka,” jelasnya.
Jumlah tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, program serupa hanya diikuti sekitar 250 peserta.
Untuk penyelenggaraan tahun ini, PLN memilih menggunakan transportasi laut dengan satu tujuan utama, yakni Surabaya. Pelaksanaan program dilakukan bekerja sama dengan perusahaan pelayaran milik negara, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).
“Para peserta dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Semayang pada 14 Maret 2026 pukul 08.00 WITA menggunakan kapal penumpang KM Dorolonda,” tambahnya.
Seluruh peserta akan menempati kelas ekonomi, seperti pada pelaksanaan program mudik gratis tahun sebelumnya. Meski demikian, pihak PLN tetap menyiapkan berbagai fasilitas tambahan demi menunjang kenyamanan perjalanan para pemudik.
Beberapa perlengkapan seperti seprai dan kebutuhan dasar lainnya disiapkan agar perjalanan laut yang ditempuh peserta tetap nyaman.
Selain itu, panitia juga memberikan perhatian khusus kepada peserta dengan kondisi tertentu, seperti ibu hamil dan penumpang yang membawa balita. Mereka akan diprioritaskan dalam penempatan tempat agar perjalanan tetap aman.
“Melalui program ini, PLN berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan lebih mudah dan terjangkau. Program mudik gratis BUMN juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan arus lalu lintas selama musim mudik Lebaran,” tegasnya.
Selain sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, program ini menjadi wujud komitmen BUMN dalam mendukung mobilitas masyarakat yang ingin merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
Penulis: Aprianto





