spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Rakornas Sampah 2026 Digelar di Jakarta, Mahulu Tegaskan Komitmen Berkelanjutan

UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kebijakan nasional pengelolaan sampah. Hal itu ditunjukkan dengan keikutsertaan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Sekretaris Daerah Mahakam Ulu, Stephanus Madang, hadir mewakili Bupati Angela Idang Belawan, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mahulu, Solman. Rakornas tersebut menjadi forum strategis sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah dalam mempercepat penanganan sampah secara terintegrasi.

Dalam forum itu, dibahas sejumlah langkah percepatan, mulai dari pengurangan timbulan sampah dari sumbernya, optimalisasi pengelolaan berbasis ekonomi sirkular, hingga penguatan regulasi dan kapasitas fiskal daerah.

Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, dalam arahannya mendorong kepala daerah untuk belajar langsung ke wilayah yang telah berhasil mengelola sampah secara efektif. Menurutnya, penguatan layanan pengelolaan sampah juga didukung melalui program Local Service Delivery Project (LSDP) yang difasilitasi Bank Dunia guna meningkatkan kapasitas finansial dan kelembagaan di daerah.

Baca Juga:   Pemkot Dorong UMKM Balikpapan Naik Kelas Lewat Penerapan SNI

“Keberhasilan program ini diukur dari regulasi yang kuat, peningkatan anggaran daerah, serta berkurangnya sampah yang berakhir di TPA,” ujar Mendagri.

Sekda Mahulu Stephanus Madang menyampaikan bahwa partisipasi Mahulu dalam Rakornas menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menyesuaikan kebijakan nasional dengan kondisi geografis dan karakteristik wilayah perbatasan.

“Melalui Rakornas ini kami memperoleh arahan dan strategi terbaru yang bisa diadaptasi sesuai kebutuhan Mahulu. Pengelolaan sampah harus berbasis pada kondisi riil daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Mahulu terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Target nasional pengurangan sampah hanya bisa tercapai jika seluruh elemen bergerak bersama. Komitmen ini sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan demi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tandasnya. (MK)

Editor: Agus S

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img