BONTANG – Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun menjadi korban serangan buaya saat berenang di wilayah rawa-rawa RT 8, Kelurahan Loktuan, Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Korban kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit PKT akibat luka gigitan dan cakaran.
Peristiwa itu terjadi saat korban bersama sejumlah temannya berenang di luar rumah ketika kondisi air sedang pasang. Tanpa diduga, seekor buaya muncul dari perairan dan langsung menerkam korban.
Bhabinkamtibmas Loktuan, Aiptu Bambang Sumantri, menjelaskan bahwa korban sempat diseret dan ditenggelamkan oleh buaya tersebut.
“Korban sedang berenang ketika air pasang. Tiba-tiba buaya muncul dan langsung menggigit. Sempat diseret dan ditenggelamkan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Kejadian itu sontak membuat panik warga sekitar. Sejumlah saksi langsung berupaya memberikan pertolongan. Bahkan, seorang warga nekat terjun ke air untuk mengejar buaya tersebut. Dalam upaya penyelamatan, warga memukul buaya menggunakan linggis hingga akhirnya hewan tersebut melepaskan gigitannya.
“Iya, ada warga yang nekat terjun membantu. Buaya sempat dipukul pakai linggis supaya lepas,” tambahnya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka gigitan di bagian lengan kanan, luka di punggung sebelah kanan, serta cakaran di dada. Setelah berhasil diselamatkan, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Anaknya langsung dibawa ke rumah sakit. Saat ini dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan,” tutup Bambang.
Peristiwa ini menambah daftar kasus kemunculan buaya di wilayah perairan Bontang, khususnya kawasan rawa dan sungai. Aparat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak berenang di area terbuka, terutama saat kondisi air pasang.
Warga yang tinggal di sekitar perairan juga diminta lebih berhati-hati dan segera melapor jika melihat keberadaan buaya di sekitar permukiman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (MK)
Editor: Agus S





